Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kebiasaan/ adat dalam masyarakat

Perbedaan Pendapat Mengenai Baju Taqwa yang Sebagian Besar Dikenakan Orang Jawa

15 Jan 2019 Β· 8.058 dibaca · Kebiasaan/ adat dalam masyarakat

Pada awalnya kata ‘Baju Takwa’ adalah terjemahan bentuk matafora dari bahasa Arab (libasut taqwa) yang terdapat dalam al-Qur’an Surat Al-Araf ayat 26 yang lengkapnya sebagai berikut:

Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudahmudahan mereka selalu ingat.

 Para mufassir berbeda pendapat mengenai maksud kata ‹libasut taqwa’. Perbedaan itu dapat dibagi menjadi dua. Pertama kelompok yang menafsirkan kata baju takwa sebagai makna hakiki, makna sebenarnya. Yaitu makna baju sebagai busana takwa yang menutupi aurat sebagaimana dikemukakan oleh Abd al-Rahman bin Zaid(w.182 H). Sementara kelompok kedua menilai kata ‘libasut taqwa’ sebagai bentuk majas yang maknanya beragam. Misalkan Ibn Abbas memaknainya dengan amal saleh. Sedangkan sahabat Usman bin Affan memahaminya sebagai jalan hidup yang lurus.

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →