Al-Qur’an Mengajari Rasulullah SAW Cara Mendebat Pernyataan Bohong Kaum Yahudi dan Nasrani

 
Al-Qur’an Mengajari Rasulullah SAW Cara Mendebat Pernyataan Bohong Kaum Yahudi dan Nasrani
Sumber Gambar: Pinterest, Ilustrasi: laduni.ID

Laduni.ID, Jakarta - Banyak kisah yang menjelaskan hubungan baik Nabi Muhammad SAW dengan kaum Yahudi dan Nasrani. Nabi Muhammad SAW memberikan teladan kepada umat Islam agar berbuat baik kepada orang lain, meskipun berbeda keyakinan seperti orang Yahudi dan Nasrani. Beliau pernah menyuapi seorang Yahudi miskin dan buta di jalanan, meskipun setiap hari beliau dicaci oleh orang Yahudi tersebut. Bahkan salah satu istri beliau adalah dari golongan kaum Yahudi, yakni Shafiyah binti Huyay. Begitu juga hubungan baik dengan orang Nasrani. Rasulullah SAW tidak pernah menghina kaum Nasrani. Beliau juga mempunyai istri dari seorang penganut Nasrani yang bernama Mariyah Al-Qibtiyah. Tetapi mereka kemudian masuk Islam ketika menjadi istri Nabi Muhammad SAW. Hal itu terjadi, tidak lain adalah karena keindahan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam menjalin hubungan.

Akhlak Rasulullah SAW adalah Al-Qur’an. Pernyataan ini disampaikan secara tegas oleh Sayyidah Aisyah ketika ditanya perihal perangai Nabi Muhammad SAW.

Tetapi memang tidak bisa dipungkiri, di antara orang Yahudi dan Nasrani masih banyak yang tidak menerima risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammd SAW. Mereka tetap bersikeras bahwa kebenaran hanyalah ada pada pihak mereka.

Betapapun demikian, sebagaimana anjuran Al-Qur’an, Rasulullah SAW mendebat atau membantah pernyataan-pernyataan bohong mereka itu dengan cara yang baik. Allah SWT berfirman:

وَلَا تُجَادِلُوْٓا اَهْلَ الْكِتٰبِ اِلَّا بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۖ اِلَّا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْهُمْ وَقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا بِالَّذِيْٓ اُنْزِلَ اِلَيْنَا وَاُنْزِلَ اِلَيْكُمْ وَاِلٰهُنَا وَاِلٰهُكُمْ وَاحِدٌ وَّنَحْنُ لَهٗ مُسْلِمُوْنَ وَكَذٰلِكَ اَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الْكِتٰبَۗ فَالَّذِيْنَ اٰتَيْنٰهُمُ الْكِتٰبَ يُؤْمِنُوْنَ بِهٖۚ وَمِنْ هٰٓؤُلَاۤءِ مَنْ يُّؤْمِنُ بِهٖۗ وَمَا يَجْحَدُ بِاٰيٰتِنَآ اِلَّا الْكٰفِرُوْنَ

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN