Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sejarah

Kerja Sama Ilmiah dan Budaya di Abad Pertengahan: Keterlibatan Kaum "Liyan"

30 Apr 2019 · 1.993 dibaca · Sejarah

Laduni.ID, Jakarta - Pada masa lampau, khususnya di abad pertengahan, ketika dinasti-dinasti Islam Berjaya di berbagai pusat peradaban seperti Baghdad, Damaskus (Suriah), Andalusia (Spanyol), dan Turki, kaum Muslimin menjalin kerja sama yang erat dalam pertukaran ilmu pengetahuan dan budaya dengan berbagai “Liyan”, terrutama Yunani, Persia, India, dan China.

Yang kami maksud sebagai “liyan” ini merujuk kepada individu atau kelompok yang dianggap sebagai the other atau orang lain, dalam pengertian sosial atau kultural. Secara umum “liyan” mengacu kepada orang-orang yang berbeda dari kelompok mayoritas atau yang dianggap “luar” dari identitas budaya, agama, atau kebangsaan yang dominan.

Lebih jelasnya “liyan” merupakan seorang atau para sarjana dan cendikiawan dari latar belakang budaya, agama, atau kebangsaan yang berbeda dengan kaum Muslim pada masa dinasti-dinasti Islam.

Para “liyan” ini, meskipun berasal dari kelompok yang berbeda (Yunani, Persia, India, dan China,

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →