16 Feb 2019 Β· 1.337 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta – Dalam keadaan darurat, Donald Trump (presiden AS) untuk menyetujui adanya beragam reaksi keras, salah satu dari ketua majelis perwakilan AS.
“Pidatomu kasar dan penuh dengan kekeliruan. Kami akan segera melihatmu di pengadilan,” kata Nancy Pelosi.
“Pengumuman hukum darurat ilegal, adalah pengganti undang-undang. Langkah yang diambil Trump adalah upaya untuk mewujudkan keinginan-keinginannya, setelah ia gagal diperoleh melalui cara yang sah,” lanjut Pelosi.
Dalam kesempatan tersebut, Pelosi mengundang para anggota Partai Republik untuk bergabung dengan Demokrat dalam mengundang undang-undang.
“Trump tidak lebih kuat dari konstitusi. Kongres harus dihindarinya menginjak-injak konstitusi,” tuturnya, seperti dilansir dari laman liputanislam.com.
Menanggapi hal itu, Trump akhirnya mewujudkan tantangan yang dilontarkannya sebelum ini. Demi persetujuan kongres AS untuk pembangunan pembangunan perbatasan AS-Meksiko, pada hari Jumat (15/2) dia mengumumkan keadaan darurat di nega
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+