Niat Puasa Asyura 10 Muharram dan Keutamaannya

 
Niat Puasa Asyura 10 Muharram dan Keutamaannya
Sumber Gambar: Foto Istimewa (ilustrasi foto)

Laduni.ID, Jakarta - Pada bulan Muharram terdapat satu hari yang menjadi hari yang istimewa yaitu Hari 'Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Pada hari 'Asyura terdapat banyak peristiwa-peristiwa penting bersejarah dalam perjalanan umat manusia. Sehingga pada Hari 'Asyura kita disunahkan untuk menjalankan puasa sebagaimana yang telah dilakukan oleh Rasulullah SAW.

Berikut hadits perintah Rasulullah SAW untuk menjalankan puasa 'Asyura yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ فَرَأَى الْيَهُودَ تَصُومُ يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَقَالَ مَا هَذَا قَالُوا هَذَا يَوْمٌ صَالِحٌ  هَذَا يَوْمٌ نَجَّى اللَّهُ بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنْ عَدُوِّهِمْ فَصَامَهُ مُوسَى قَالَ فَأَنَا أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْكُمْ فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ

"Dari Ibnu Abbas RA berkata: Ketika Rasulullah tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari ‘ Asyura, maka Beliau bertanya : Hari apa ini?. Mereka menjawab: Ini adalah hari istimewa, karena pada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, Karena itu Nabi Musa berpuasa pada hari ini. Rasulullah pun bersabda: Aku lebih berhak terhadap Musa daripada kalian. Maka beliau berpuasa dan memerintahkan shahabatnya untuk berpuasa"

Baca Juga: Amalan-amalan yang Dianjurkan pada Hari Asyura

Kemudian dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Imam Buhkari dan Imam Muslim sebagai berikut:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَوْمٍ فَضَّلَهُ عَلَى غَيْرِهِ إِلَّا هَذَا الْيَوْمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَهَذَا الشَّهْرَ يَعْنِي شَهْرَ رَمَضَانَ

"Dari Ibnu Abbas RA berkata: Aku tidak pernah melihat Rasulullah, berupaya keras untuk puasa pada suatu hari melebihi yang lainnya kecuali pada hari ini, yaitu hari ‘Asyura dan bulan ini yaitu Ramadhan"

Hadits-hadits di atas menjadi landasan bagi kaum muslimin untuk menjalankan ibadah puasa pada hari 'Asyura.

Niat Puasa 'Asyura
Berikut adalah lafal niat puasa 'Asyura

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى 

"Saya niat puasa Asyura karena Allah Ta'ala"

Baca Juga: Bacaan dan Doa di Hari Asyura

Adapun keutamaan bagi orang yang menjalankan puasa 'Asyura adalah akan terhapus dosanya yang dilakukannya ditahun yang lalu. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

عَنْ أَبي قَتَادَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صِيامِ يَوْمِ عَاشُوراءَ، فَقَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ المَاضِيَةَ

"Diriwayatkan dari Abu Qatadah RA: sungguh Rasulullah SAW bersabda pernah ditanya tentang keutamaan puasa hari Asyura, lalu beliau menjawab: Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat "

Hal tersebut juga dijelaskan dalam kitab Nihayatuz Zain dalam Bab Puasa Sunah sebagai berikut:

الثَّانِي صَوْم يَوْم (عَاشُورَاء) وَهُوَ عَاشر الْمحرم لِأَنَّهُ صلى الله عَلَيْهِ وَسلم سُئِلَ عَنهُ فَقَالَ يكفر السّنة الْمَاضِيَة

"Dan yang ke dua adalah puasa ‘Asyura, yaitu hari ke sepuluh bulan Muharram. Rasulullah SAW pernah ditanya perihal itu, dan beliau menjawab: (puasa ‘asyura) menjadi kifarat (dosa) satu tahun yang telah lalu”.

Wallahu A'lam


Referensi:
1. Sahih Bukahri
2. Sahih Muslim
3. Kitab Nihayatuz Zain karya Syekh Nawawi Al-Bantani