23 May 2019 · 22.878 dibaca · Pesantren
Profil
Berawal dari motivasi dan desakan para alumni santri sang ayahanda KH. Anas Abdul Halim (Kyai Abdul Halim) untuk mewujudkan cita-citanya mendirikan pondok pesantren, maka KH. Anas Abdul Halim dengan tekat bulat mendirikan Pondok Pesantren Miftahul Midad Sumberrejo Sukodono Lumajang guna mengistiqomahkan diri terhadap agama Islam. Berkat dari munajat kepada Allah dan ikhtiar KH. Anas Abdul Halim pada tahun 1986 ada seorang warga menawarkan sebidang tanah 750 m² sebagai tanah waqaf. Namun perjalanan beliau dalam merintis tidaklah mudah, beliau selalu memohon kepada Allah SWT diantaranya dengan jalan selalu berziarah pada makam abahnya dan makam para auliya’ sebagai alat bantu doa menuju kesuksesan.
Situasi dan kondisi masyarakat sekitar yang sangat memprihatinkan terutama tentang etika dan akhlak masyarakat yang rusak. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya penyakit-penyakit masyarakat seperti prostitusi, mabuk-mabukan, pencurian dan perjudian. Adanya peluang tanah waqaf di daerah Sumberejo kepada pondok KH.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+