27 May 2019 · 1.542 dibaca · Kolom
LADUNI. ID, KOLOM-Kita melihat bagaimana sebagian orang begitu ingin melampiaskan apa yang ditahan selama puasa, dengan membeli makanan yang banyak, namun tubuh ternyata tak benar-benar mau atau sanggup menampungnya.
Sehingga, makanan kemudian tak habis dan malah mubazir, bahkan menghasilkan sampah yang tak sedikit. Jika kita renungkan, meningkatnya konsumsi makanan di bulan Ramadan, bahkan sampai menghasilkan sesuatu hal yang mubazir, menjadi ironi.
Puasa, kita tahu, mengajari kita menahan dan mengendalikan hawa nafsu. Namun, dari fenomena meningkatnya konsumsi makanan di bulan Radaman di sebagian masyarakat, kita melihat adanya pelampiasan atas lapar dan dahaga ketika waktu buka puasa datang.
Puasa seolah sekadar menjadi saat bagi kita untuk menahan, untuk kemudian kita lampiaskan ketika waktu berbuka tiba. Padahal, jika kita mencoba mendalami hikmah dan ingin merasakan manfaat puasa secara batiniah, upaya menundukkan nafsu de
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+