Liga Arab Kecam Moldova Terkait Pemindahan Kedutaannya ke Yerusalem

 
Liga Arab Kecam Moldova Terkait Pemindahan Kedutaannya ke Yerusalem

LADUNI.ID, Kairo - Sebuah organisasi yang berbasis di Kairo, Liga Arab mengecam keputusan Moldova terkait pemindahan kedutaan besarnya di Israel dari Tel Aviv ke kota Yerusalem. Diketahui, Moldova merupakan negara termiskin di Eropa dan tidak memiliki pemerintahan sejak pemilihan umum diadakan pada bulan Februari lalu. Pekan lalu, bagaimanapun, blok Acum yang pro Uni Eropa dan kaum Sosialis pro Moskow berhasil membentuk pemerintah koalisi dalam suatu langkah nyata untuk menjatuhkan dugaan oligarki yang dipimpin oleh Vladimir Plahotniuc, pemimpin Partai Demokrat.

Dalam kecemannya, organisasi Liga Arab mendesak pemerintah Moldova untuk mengubah keputusannya, yang bisa berdampak negatif pada sistem hukum internasional serta hubungan dengan negara-negara Arab.

"Langkah ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan resolusi yang relevan dari legitimasi internasional," terang Liga Arab, seperti yang dilansir dari Anadolu, sabtu (15/6/2019).

Disamping itu, Liga Arab juga menyatakan bahwa keputusan itu merupakan ancaman terbuka bagi rakyat Palestina.
"Sebagai wilayah Arab yang diduduki, kota suci al Quds akan tetap menjadi kriteria untuk menilai hubungan antara negara-negara Arab dan negara-negara lain di dunia," tegas Liga Arab.

Sebelumnya, Israel telah berusaha meyakinkan negara-negara di dunia untuk memindahkan misi diplomatik mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem. Sejauh ini, hanya Amerika Serikat (AS) dan Guatemala yang memindahkan kedutaan mereka.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN