Doa Penyembelihan Hewan Qurban

 
Doa Penyembelihan Hewan Qurban

LADUNI.ID, Jakarta -  Manusia hidup  pasti melakukan aktivitas, dari bangun tidur hingga tidur lagi, lalu bagaimana agar semua aktivitas yang dilakukan dapat bermanfaat dan tidak sia-sia, apakah yang dilakukan dalam 24 jam bernilai ibadah atau sebaliknya.

Agar dalam beraktivitas selama 24 jam bernilai ibadah maka mulailah dengan berdoa, karena doa merupakan senjata yang paling ampuh sebagai hamba Allah SWT, doa juga sebagai sarana interaksi hamba-Nya kepada Sang Pencipta seluruh Alam. Tanpa adanya doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas, maka akan sia-sia, begitu juga dengan hal Berqurban, agar ibadah qurban diterima oleh Allah SWT maka mulailah dengan Doa dan niatkan hanya untuk mencari Ridha Allah, karena semua perbuatan kita tergantung niatnya

عَنْ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)

Berikut Doa agar ibadah Qurban diterima Allah SWT.

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

Ada sejumlah doa yang dianjurkan dibaca saat ancang-ancang untuk menyembelih hewan kurban. Hal ini ditunjukkan oleh Syekh M Nawawi Banten dalam Tausyih ala Ibni Qasim.

Disebutkan sebelum kita menghadapkan hewan ke arah kiblat dan mengoreskan senjata tajam, penyembelih dianjurkan membaca bismillah secara lengkap (bismillahir rahmanir rahim).

Setelah itu dianjurkan membaca shalawat untuk Rasulullah SAW dan bertakbir sebanyak tiga kali.
Setelah menghadap kiblat dan sesaat sebelum menyembelih dianjurkan untuk membaca doa menyembelih seperti di atas.

Berikut ini urutan doa menyembelih hewan kurban

1. Baca Bismillâh

بِسْمِ اللهِ

Artinya, “Dengan nama Allah”

Lebih sempurna “Bismillâhir rahmânir rahîm”

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Artinya, “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang”

2. Baca sholawat untuk Rasulullah SAW

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.
Artinya, “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”

3. Baca takbir tiga kali dan tahmid sekali

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd
Artinya, “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.”

4. Baca doa menyembelih

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm
Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

Ada pun takbir pada poin ketiga bisa dibaca sebelum bacaan bismillah pada poin pertama.