18 Aug 2019 · 2.648 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID - Kami mengenal sosok Syaikh Maemun Zubair dari tuturan keluarga di Pesantren Tsamrotur Roudloh, Tegalsari, Banyuwangi, asuhan KH. Nuruddin Qosim, kakak ibu kami. Ketika itu, pertengahan tahun 90-an, kerap disebut-sebut bahwa Syaikh Maemun adalah ulama yang ahli fatwa, karena kealiman beliau. Biasa dinyatakan bahwa beliau alim dalam bidang tafsir, sejarah, dan fikih.
Ketika kami nyantri di Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar, dalam suatu momen tugas kepanitian Haul Syaikh Bisri Syansuri (Rais 'Aam pengganti Syaikh Wahab Hasbullah), kami sowan ke Syaikh Maemun Zubair dan menyaksikan betapa banyaknya masyarakat yang mendengarkan uraian tafsir beliau. Ketika menunggu beliau selesai mengaji tafsir itu kami mendengarkan uraian beliau yang sangat gamblang tentang sejarah umat terdahulu. Ketika itu kami jg sowan ke Kiai Kholil Bisri Rembang.
Sebagai ulama alim yang kharismatik, tak heran jika ada banyak karya beliau. Yang kami sempat baca adalah kitab dalam bahasa Arab, karya beliau yang mengurai para pembaharu dalam Islam, juga beberapa permasal
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+