Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Meme dan Seni Protes Ilmuwan Millenial

27 Sep 2019 Β· 2.888 dibaca · Sosial Budaya

Oleh Sage Lazzaro

LADUNI.ID, Jakarta - Pas kamu memikirkan istilah “seni protes,” kemungkinan kamu membayangkan berbagai tindakan seniman masa lalu: Sekelompok hippie yang mengerumuni gitar akustik, John Lennon dan Yoko Ono berkemah selama berminggu-minggu menolak perang, puisinya Almukarom Wiji Thukul, atau memberi bunga ke moncong senapan ABRI yang mengusir mahasiswa di luar gedung DPR/MPR saat 1998.

Namun, bentuk kesenian protes baru kini sangat dominan di berbagai negara: meme. Karena mudah dibuat dan lebih mudah lagi disebarkan, meme efektif menyampaikan perspektif atau pesan. Meme juga sanggup mengungkapkan renungan mendalam, seperti kesenian protes yang lebih lazim, menurut tinjauan ahli. Bahkan ada aliran yang mulai muncul yang disebutkan ahli sebagai "meme aktivis."

"Meme sudah bisa menjadi sarana berjuang dan melawan ketidakadilan," kata Benjamin Burroughs, guru besar kajian media di Universitas Nevada, Las Vegas, kepada VICE. "Kemampuan meme memberdayakan massa agar berani melawan tirani bisa sangat kuat

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →