Kisah Pengembaraan Buyut Habib Luthfi bin Yahya

 
Kisah Pengembaraan Buyut Habib Luthfi bin Yahya

Oleh SYARONI AS-SAMFURIY

LADUNI.ID, Jakarta - Al-Arif Billah Al-Habib Umar bin Thaha bin Hasan bin Thaha bin Muhammad Al-Qadhi bin Yahya Ba’Alawi atau Habib Umar Bin Yahya merupakan seorang imam (pemimpin) para ulama dan auliya pada zamannya. Seorang Wali Quthub bergelar quthubnya ahli ilmu, Quthb Al-Aqthab, yang membidangi segala hal jurusan bidang ilmu yang tak diragukan atas kemahirannya dalam membidangi ilmu-ilmu tersebut.

Beliau, Quthb Al-Aqthab Ghauts Az-Zaman As-Sayyid Al-Habib Umar bin Thaha bin Hasan bin Thaha bin Muhammad Al-Qadhi bin Thaha bin Muhammad bin Syekh bin Ahmad bin Imam Yahya Ba’Alawi. Berperawakan sedang, hidung mancung, rambut sepundak, tampan seperti bule. Allah memberikan 3 kelebihan kepada beliau; ketampanan, kealiman ('allamatuddunya), dan kekayaan seperti Imam Asy-Syadzily.

Kelahiran dan Pengembaraan Mencari Ilmu

Habib Umar dilahirkan di Palimanan tahun 1223 H atau 1210 H. Ayahnya bernama Habib Thaha bin Hasan bin Thaha bin Yahya Ciledug, Jatiseeng. Dalam pengembaraan mencari ilmu Habib Umar diberangkatkan ke luar negeri oleh ayahnya pertamakali ke Mekkah al-Mukaramah selama 5 tahun. Setelah itu dilanjutkan ke Hadhramaut Yaman beberapa tahun setelah mendapatkan ijazah.

Habib Umar bin Thaha berangkat dari Indonesia sudah dibekali ilmu oleh orangtuanya. Bahkan meski di usia yang sangat muda Habib Umar terbilang sudah 'allamah, sangat mahir dalam ilmu agama dan pengetahuannya.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN