Wisata Ziarah dan Bertawassul di Makam KH Abdul Halim Leuwimunding Majalengka

 
Wisata Ziarah dan Bertawassul di Makam KH Abdul Halim Leuwimunding Majalengka

Sekilas Sejarah

KH Abdul Halim Leuwimunding ((1898-1972), lahir pada 1898 dari pasangan Mbah Kedung Wangsagama dan Nyai Santamah. Para buyutnya adalah tokoh-tokoh setempat, yaitu Buyut Kreteg, Buyut Liuh, dan Buyut Kedung Kertagam.

Nama Abdul Halim selalu dikaitkan dengan Leuwimunding, untuk membedakan nama Abdul Halim lain yang juga berasal dari daerah yang sama. Abdul Halim yang lain ini adalah pendiri Persyarikatan Ulama yang berpusat di Majalengka.

KH Abdul Halim Leuwimunding adalah pendiri Madrasa Diniyah Sabilul Chalim, MI Sabilul Chalim, dan MTs Sabilul Chalim di Majalengka dibawah yayasan Sabilul Chalim.

Menuntut Ilmu 

KH Abdul Halim Leuwimunding sejak muda melalang buana menuntut ilmu di: 

  1. Pesantren Trajaya (Majalengka),
  2. Pesantren Kedungwuni (Kadipaten) 
  3.  Pesantren Kempek (Cirebon). 
  4. Pada tahun 1914, beliau menuntut ilmu di Mekkah.
  5. Beliau Mondok di pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Jasa-jasanya di Nahdlatul Ulama

  1. Pelopor Koperasi NU Coperatie Kaoem Moeslimin (CKM) yang didirikan pada tahun 1929
  2. Abdul Halim juga memerintah dan mengembangkan NU di Jawa Barat, khususnya sekitar Majalengka, bersama kiai-kiai yang merintis NU di Jawa Barat, seperti K.H. Abbas dan keluarga Pesantren Buntet, K.H. Mas Abdurrahman dan masih banyak lagi yang lain.
  3. KH Abdul Halim menjadi anggota DPR dari partai NU dari perwakilan Jawa Barat tahun 1955.

Karya Beliau

Kitab Nadham "Sejarah Besar NU" 
 

Wafat

KH Abdul Halim Leuwimunding tutup usia pada 11 April 1972 dengan meninggalkan kenangan kesederhanaan hidup dan kesahajaan disemayamkan di sekitar area Gedung MTs Sabilul Chalim Leuwimunding.

Makam KH Abdul Halim Leuwimunding Majalengka

Makam KH Abdul Halim di sekitar area Gedung MTs Sabilul Chalim Leuwimunding