Ziarah di Makam KH. M. Badruddin Anwar, Muasis Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo Malang

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
 
Ziarah di Makam KH. M. Badruddin Anwar, Muasis Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo Malang
Raden Fatah adalah pendiri dan raja Demak pertama dan memerintah tahun 1500-1518.

Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Minggu, 22 Februari 2015 - 05:00 WIB oleh Nurcholis dengan judul "Raden Fatah, Khalifah untuk Tanah Jawa". Untuk selengkapnya kunjungi:
https://daerah.sindonews.com/berita/966564/29/raden-fatah-khalifah-untuk-tanah-jawa?showpage=all#:~:text=Adipati%20Raden%20Fatah%20alias%20Jin,dan%20memerintah%20tahun%201500%2D1518.

Untuk membaca berita lebih mudah, nyaman, dan tanpa banyak iklan, silahkan download aplikasi SINDOnews.
- Android: https://sin.do/u/android
- iOS: https://sin.do/u/ios

Daftar Isi

 

Laduni.ID, Jakarta - KH. Badruddin Anwar Malang adalah sosok kiai penyabar, murah senyum, dan menjadi teladan baik masyarakat sekitar pesantren dan santri yang diasuh beliau di pesantren. KH. M. Badruddin Anwar adalah pengasuh Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo Bululawang.

Profil

KH. M. Badruddin Anwar lahir pada tahun 1942. Beliau merupakan putra pertama dari tujuh bersaudara pasangan Al-Magfurlah KH. Anwar Nur dan Nyai Hj. Aisyah pendiri Pondok Pesantren An-Nur.

KH. M. Badruddin Anwar wafat pada tanggal Selasa 28 Februari 2017 pada usia 75 tahun

Guru-guru beliau di antaranya:

  1. KH. Anwar Nur
  2. KH. Cholil Nawawi
  3. KH. Ahmad Djazuli Utsman
  4. KH. Marzuqi Dahlan
  5. KH. Mahrus Aly
  6. KH. Abdul Hamid Pasuruan

Untuk kelanjutannya tentang Profil beliau silahkan baca di Biografi KH. Badruddin Anwar

Lokasi Makam
Makam beliau berada di komplek pemakaman keluarga pondok pesantren An-Nur II al-Murtadlo, Malang.

Haul
Haul KH. Badruddin Anwar  diperingati pada bulan Jumadil Akhir, haul beliau diperingati di pesantren An-Nur II al-Murtadlo, Malang. Untuk tanggal haul KH. Badruddin Anwar akan diberitahukan oleh pihak keluarga besar pesantren An-Nur II al-Murtadlo, Malang.

Motivasi Ziarah Menurut Syekh An Nawawi al Bantani
1. Untuk Mengingat mati dan Akhirat
2. Untuk mendoakan
3. Untuk mendapatkan keberkahan
4. Memenuhi hak ahli kubur yang diziarahi, seperti ke makam orang tua

Fadilah
Makam KH. Badruddin Anwar banyak dikunjungi para peziarah. Tak hanya datang dari wilayah Malangn saja. Banyak peziarah yang datang dari luar kota dan bahkan dari luar Jawa yang makamnya berada di Komplek pemakaman keluarga pesantren An-Nur II al-Murtadlo, Malang, yang berada di Jalan Raya Jl. Demang Jaya 1 No.8, Bululawang, Krebet Senggrong, Kec. Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur

Ada keyakinan dari peziarah yang datang ke sana bahwa dengan berziarah, berdoa dan bertawassul di makam KH. Badruddin Anwar, maka akan diberi kemudahan dalam mencari rezeki yang berkah, dimudahkan dalam mencari mata pencaharian sesuai bidangnya. Bagi para santri dan pelajar maka akan diberi kemudahan mencari ilmu baik ilmu agama maupun ilmu dunia.

Oleh-oleh
Oleh-oleh yang bisa dibeli dan dibawa pulang usai ziarah di Malang di antaranya:
Sari Apel, Keripik Ceker, Aneka Keripik Buah, Pia Mangkok, Malang Strudel, Jenang Apel, Madu Klenceng

Raden Fatah adalah pendiri dan raja Demak pertama dan memerintah tahun 1500-1518.

;. Untuk selengkapnya kunjungi:
https://daerah.s.
 

Profil
KH. Badruddin Anwar adalah putra pertama dari tujuh bersaudara pasangan Al-Magfurlah KH. Anwar Nur dan Nyai Hj. Aisyah pendiri pondok pesantren An-Nur, beliau dilahirkan pada tahun 1942 dan mendapat pendidikan agama pertama kali dari ayahanda beliau KH. Anwar Nur baik ilmu Al Qur’an maupun dasar dasar Agama Islam.

Guru-guru beliau di antaranya:

  1. KH. Anwar Nur
  2. KH.Ahmad Jazuli Ustman
  3. KH.Marzuki Dahlan
  4. KH.Mahrus Ali
  5. KH. Abdul Hamid bin Abdullah Pasuruan

Untuk kelanjutannya tentang Profil beliau silahkan baca di Biografi  KH. Badruddin Anwar

Lokasi Makam

 

Haul


 

Motivasi Ziarah Menurut Syekh An Nawawi al Bantani
1. Untuk Mengingat mati dan Akhirat
2. Untuk mendoakan
3. Untuk mendapatkan keberkahan
4. Memenuhi hak ahli kubur yang diziarahi, seperti ke makam orang tua

Fadilah
Makam Raden Patah banyak dikunjungi para peziarah. Tak hanya datang dari wilayah Demak saja. Banyak peziarah yang datang dari luar kota dan bahkan dari luar Jawa yang makamnya berada di Komplek pemakaman masjid Demak.

Ada keyakinan dari masyarakat yang datang ke sana bahwa dengan berziarah dan berdoa di makam Raden Patah, maka segala hajat pasti akan terkabul. Bahkan bagi beberapa kalangan, mereka meyakini bahwa karomah dari Raden Patah bisa meningkatkan derajat, diberi kemudahan dalam mencari mata pencaharian. Karena itu tak jarang yang datang ke sana adalah orang-orang dari golongan pejabat. Selanjutnya bagi para pedagang, berdoa di makam ini konon adalah jaminan kesuksesan dalam usaha yang dijalankannya.

Oleh-oleh
Oleh-oleh yang bisa dibeli dan dibawa pulang usai ziarah di Malang di antaranya:
 

 

Sepintas Biografi

 KH Badruddin Anwar Malang adalah sosok kiai penyabar, murah senyum, dan menjadi teladan baik masyarakat sekitar pesantren dan santri yang diasuhnya di pesantren.

KH. M. Badruddin Anwar adalah pengasuh Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo Bululawang, beliau adalah putra pertama dari tujuh bersaudara pasangan Al-Magfurlah KH. Anwar Nur dan Nyai Hj. Aisyah pendiri pondok pesantren An-Nur, beliau dilahirkan pada tahun 1942 dan mendapat pendidikan agama pertama kali dari ayahanda beliau KH. Anwar Nur baik ilmu Al Qur’an maupun dasar dasar Agama Islam.

Beliau mondok di Sidogiri sampai sekitar tahun 60 an. Selepas dari Sidogiri secara berturut-turut beliau menuju pondok pesantren Al-Falah Ploso yang diasuh oleh KH.Ahmad Jazuli Ustman. Kemudian, pondok pesantren Lirboyo kota kediri yang diasuh oleh KH.Marzuki Dahlan dan KH.Mahrus Ali serta beberapa pondok lain lagi yang tidak bisa disebutkan. Diantranya, Pondok salafiyah KH Abdul Hamid bin Abdullah Pasuruan. Beliau pulang dari pengembaraannya mencari ilmu sekitar tahun 1965, kemudian beliau mendirikan MTS ANNUR pada tahun 1967.

 KH Badruddin Anwar mulai merintis dan membangun pondok pesantren An-Nur pada tahun 1979. Pada awal berdirinya Pondok Pesantren ini hanya berupa rumah dari bambu (gedek) ukuran 4 x 6 meter sebagai tempat tinggal santri bersama kyai pengasuh (KH Badruddin Anwar). Dari yang awalnya hanya mengajar 9 santri, kini santri beliau di Pondok an-Nur mencapai lebih dari 4000 santri.

KH. M. Badruddin Anwar kembali menghadap sang ilahi pada tanggal Selasa 28 Februari 2017 pada usia 75 tahun dan beliau di makamkan di pondok pesantren yang beliau dirikan yaitu pondok pesantren An-Nur II.

 

 

 

Lokasi Makam KH Badruddin Anwar Malang

KH. M. Badruddin Anwar kembali menghadap sang ilahi pada tanggal Selasa 28 Februari 2017 pada usia 75 tahun dan beliau di makamkan di pondok pesantren yang beliau dirikan yaitu pondok pesantren An-Nur II al-Murtadlo, Malang.