Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Tidak Ada Kenikmatan tanpa Perjuangan

22 Jun 2020 Β· 3.159 dibaca · Kolom

LADUNI.ID, Jakarta - Mungkin kita teringat apa yang dikatakan Hadratussyeikh KH Hasyim Asyari, yaitu:

  • 1) Siapa yang mengurusi NU maka saya anggap santriku;
  • 2) Siapa yang jadi santriku maka akan saya doakan husnul khatimah beserta keluarganya.

Yang perlu dikupas adalah istilah:

  • 1) Mengurusi NU;
  • 2) Menjadi santri Hadratussyeikh;
  • 3) Doa husnul khatimah oleh Hadratussyeikh.

***

Mengurusi NU

Mengurusi NU itu artinya luas, bukan hanya menjadi "pengurus satruktural NU" saja, tapi menjadi warga NU yang peduli dengan keberadaan NU, apakah dia itu warga nahdliyin biasa, santri non pesantren, santri pondok pesantren, kiai kampung, kiai langgar, mahasiswa NU, pelajar, pemuda, pegiat dan sebagainya.

Hanya Allah yang tahu bahwa kita benar-benar "mengurusi" NU, walau tak tercatat dalam daftar nama di SK kepengurusan NU, baik kepengurusan PBNU, PWNU, PCNU, PCINU, MWCNU, PRNU, PARNU ataupun Banom NU maupun Lembaga

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →