Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islamโœฆ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Tuhan yang Berkebudayaan dalam Pandangan Buya Syakur Yasin

30 Jun 2020 ยท 6.720 dibaca · Sosial Budaya

LADUNI.ID, Jakarta - Belakangan ini, kita dibuat ribut oleh istilah baru yang lahir dari Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), yakni Ketuhanan yang Berkebudayaan. Istilah ini sontak melahirkan polemik di tengah masyarakat yang notabene sudah menerima Pancasila sebagai ideologi yang final, khususnya sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa.

KH Buya Syakur Yasin dalam salah satu ceramah yang tayang di akun Youtube resminya menyampaikan bahwa dalam kajian psikolingustik, yang dapat kita lihat seharusnya bukan verbalnya melainkan maksud dan tujuan sang pembicara. Hal yang berbahaya adalah, ketika Allah berbicara tetapi orang-orang menafsirkan masing-masing menurut aliran ideologinya.

Dalam kata insya Allah saja misalnya, yang artinya ‘apabila Allah berkehendak’, sebagaimana dalam Surat Al Kahfi ayat 23-24.

ูˆู„ุง ุชู‚ูˆู„ู† ู„ุดูŠุก ุฅู†ูŠ ูุงุนู„ ุฐู„ูƒ ุบุฏุง. ุฅู„ุง ุฃู† ูŠุดุงุก ุงู„ู„ู‡

Wa laa taquulanna lisyai’in inni faa ‘ilun dzalika ghadan, illa ayyasyaa Allah

Artinya:

๐Ÿ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →