Majelis Ta'lim Nurul Huda Kab. Tegal

 
Majelis Ta'lim Nurul Huda Kab. Tegal

Profil

Awal berdirinya majelis taklim Nurul Huda adalah pada tahun 1970, dulu hanyalah sebuah pengajian biasa. Dan pada saat itu majlis tersebut belum mempunyai nama, tempat pelaksanaannya pun masih pindah-pindah mulai dari masjid-masjid dan rumah para jamaah nya, dan balai desa (aula kelurahan).

Pembimbing pertama majlis tersebut adalah bapak Almarhum H. Mukhlas, beliau berasal dari luar desa yaitu Jatinegara satu kilo dari majlis taklim tersebut, yang melatar belakangi beliau untuk mengadakan pengajian majlis taklim adalah karena masyarakat di desa tersebut sangat minim akan pengetahuan agamanya.

Pada saat itu materi yang diberikan adalah tentang Fiqih, Aqidah, dan membaca AlQur’an, dengan menggunakan metode ceramah dan sarana seadanya. Anggotanya pun juga masih ibu-ibu saja (wawancara bapak Nuropik, 21 Juli 2016). H. Mukhlas mulai sakit sakitan akhirnya diteruskan oleh Ustadz Syamsudin pada tahun 1980 yang merupakan salah satu dari murid spiritual beliau.

Pada masa pembimbing Ustadz Syamsudin mulai ada perkembangan yaitu majlis taklim tersebut memiliki ruang gedung sendiri, dengan ukuran 7 x 6 meter, dan ada kitab-kitab dan Al-Qur’an milik majlis taklim. Selain itu anggota majlis taklim bertambah yaitu bukan ibu-ibu saja tetapi beberapa bapak-bapak mulai ada yang mengikuti majlis taklim tersebut (wawancara bapak Nuropik, 21 Juli 2016).

Pada tahun 1991 Ustadz Syamsudin sibuk menjadi kepala desa kemudian digantikan oleh bapak H. Nuropik Spd. I, sampai sekarang. Pada masa pembimbing bapak H. Nuropik majlis taklim berkembang sangat pesat.

Majlis taklim mendapatkan wakaf tanah dari salah satu anggotanya luas tanah 50 meter tempat strategis yaitu depan jalan raya provinsi dan mudah dijangkau oleh semua orang, kemudian dari tanah wakaf tersebut dibangunlah majlis taklim dengan luas 9 x 17 meter, Dan terdapat juga parkir yang luas. Sarana prasarana yang memadahi.Dan jumlah anggota yang semakin bertambah sampai ke desa tetangga (wawancara bapak Nuropik, 21 Juli 2016).

Pengasuh

  1. H. Mukhlas
  2. Ustadz Syamsudin
  3. H. Nuropik Spd. I
  4. Bapak Imamudin Spd. I

Program Pendidikan
 

1. Mengaji bersama

Kegiatan ini dilaksanakan setiap jumat pagi dari pukul 07.30-10.30 WIB. Acara diawali dengan bacaan Asmaul Husna dan Tahlil, kemudian dilanjutkan dengan acara inti, acara inti setiap hari jum’at berbeda beda antara lain yaitu: jum’at kliwon (Manakiban), jum’at pahing (Shalat Dhuha dan Dzikir), Jum’at wage (Membaca Al-Qur’an), jum’at 56 legi (Kitab Fiqh), jum’at pon (Tahlil dan Dzikir Fida 70 ribu).

2. Ziarah

Kegiatan ini dilakukan setiap setahun sekali yang bertujuan untuk mengingatkan kepada jamaah akan ketauhidan (Iman kepada Allah SWT) dan Dzikrul maut ( ingat akan kematian), disamping itu juga mengajarkan kepada jamaah bahwa orang shaleh atau berilmu akan dikenang oleh manusia atas jasajasa nya dalam menyebarkan agama diwilayahnya masing-masing.

3. Arisan Qur’ban

Kegiatan ini dilakukan setiap Idhul Adha, kegiatan ini dimaksudkan untuk meringankan jamaah yang ingin berkurban dengan cara patungan uang untuk di belikan hewan kurban.

4. Santunan Anak Yatim

Santunan anak yatim ini didasari atas kepedulian jamaah kepada sesamanya.Dana yang digunakan dari uang kas setiap pertemuan dan stimulan para donatur. Adapun tujuan kegiatan ini dilakukan adalah mengingatkan jamaah untuk selalu ingat kepada Allah, serta mengajarkan pada jamaah untuk selalu ingat kepada anak anak yatim yang membutuhkan perhatian dan santunan. 

5. Silaturahmi

Kegiatan ini biasanya dilakukan pada hari raya idul fitri, selain itu juga ketika ada pengajian akbar kemudian jamaah majlis taklim Nurul Huda diajak untuk mengikutinya dan dab bersilaturahmi pada kyai terdekat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat tali persaudaraan, saling memaafkan, serta menjalin saudara baru yang belum dikenal.

6. Menjenguk Orang Sakit

Kegiatan ini dilakukan ketika salah satu jamaah ada yang sakit.Tujuan kegiatan ini adalah untuk menanamkan rasa empati terhadap sesama, selain itu membentuk jalinan persaudaraan yang layaknya seperti saudara sendiri.

7. Arisan haji

Kegiatan ini baru berjalan beberapa tahun, yaitu bertujuan untuk memberangkatkan jamaahnya ketanah suci, dengan cara menabung dan dibantu dana oleh jamaah lainnya, kegiatan ini bertujuan untuk menyempurnakan rukun Islam jamaah Majlis taklim Nurul Huda, diharapkan dengan kegiatan ini jamaah semakin mendekat kepada sang pencipta dan menjaga sikapnya.
 

Alamat

Desa Lebakwangi, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Prov Jawa Tengah