Pandangan Prof. Habib Quraish Shihab tentang Berjabat Tangan Sambil Menyentuh Pipi

 
Pandangan Prof. Habib Quraish Shihab tentang Berjabat Tangan Sambil Menyentuh Pipi

LADUNI.ID, Jakarta – Tulisan ini merupakan tanya jawab dari 101 persoalan perempuan yang tulis oleh Prof. Habib Quraish Shihab. Di dalam tulisan ini akan menjelaskan pandangan Prof. Habib Quraish Shihab tentang berjabat tangan sambil menyentuh pipi.

***

Dewasa ini banyak terlihat pria dan perempuan terhormat bila berjumpa saling berjabatan tangan dan menyentuh pipi. Bagaimana pandangan bapak tentang hal tersebut?

Tarwiyah, Guru, Jakarta

Pertama, yang perlu diingat bahwa berjabat tangan dengan menyentuh pipi, bukanlah budaya bangsa Indonesia. Kita memiliki budaya yang sangat indah dan sesuai pula dengan ajaran agama, yaitu menggabungkan tapak tangan kiri dan kanan, tanpa menyentuhkannya kepada pihak lain.

Adapun jabat tangan antar lelaki dan perempuan yang bukan mahram, maka ini tidak dikenal dalam budaya kita, dan juga tidak didukung oleh agama Islam.

Ulama-ulama membahas tentang jabat tangan anatara perempuan dan lelaki yang bukan mahram. Istri Nabi Muhammad Saw, Aisyah ra menyatakan bahwa “Demi Allah, tangan Rasulullah Saw tidak menyentuh tangan perempuan sama sekali,” yakni yang bukan mahramnya (HR. Muslim).

Hadis tersebut menjadi dasar untuk mengharamkan jabat tangan antara dua lelaki dan perempuan yang bukan mahram.

Tetapi ada juga riwayat yang menyatakan bahwa ketika terjadi Bai’at (pengambilan janji setia) perempuan, Nabi Muhammad Saw memang tidak berjabat tangan dengan mereka. Ketika itu Nabi Muhammad Saw berada di atas bukit Shafa dan Sayyidana Umar ra di bawah maka beliaulah yang menjabat tangan mereka yang membolehkan jabat tangan antara dua jenos kelamin.

Sikap Rasulullah Saw bukannya berarti tidak boleh, tetapi menunjukkan bahwa lebih baik tidak berjabat tangan. Adapun menyentuhkan pipi, kendati dia pun merupakan persentuhan, tetapi karena dari satu sisi ia bukan budaya kita, dan dari sisi lain pipi berada dengan tangan, karena pipi sudah lebih dekat ke tempat berbahaya, maka agamawan tidak senang bila hal tersebut dilakukan, bahkan seperti anda baca di atas, jabat tangan pun sebagian mereka melarangnya, apalagi sentuhan pipi. Demikian, wa Allah A’lam.

Sumber: M. Quraish Shihab. M. Quraish Shihab​ Menjawab 101 Soal Perempuan Yang Patut Anda Ketahui. Ciputat Tanggerang: Lentera Hati, 2011.