24 May 2021 · 4.828 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Beliau salah satu guru alfaqir yang mengajarkan ilmu tafsir ketika kami belajar di Mathali'ul Falah Kajen, sosok guru yang selalu mengajarkan ketawaddu'an kepada kami para muridnya, dengan perilaku tidak hanya dengan tutur kata saja.
Tatapan wajahnya selalu kebawah, sampai kami para santrinya sungkan untuk memandang beliau, tutur kata yang lembut dan sorot mata yang penuh keteduhan.
Kiai Yang Benar-Benar Min Hamalatil Qur'an
Setelah hatam bilghoib dengan guru mulia kami, KH. Abdurrozaq Kajen (Gus Rozaq, begitu saat itu kami para santri menyebut nama beliau) alfaqir berkesempatan Tabarrukan setoran hafalan Alqur'an ke KH. Ahmad Minan Abdillah (Buya Minan begitu kami para santri menyebut beliau) hingga juz 18, karena sudah diminta guru kami yang lain KH. Nu'man Thohir untuk segera berangkat ke Jakarta untuk belajar di LIPIA Jakarta.
Ada kenangan hingga sekarang yang tidak akan pernah hilang ketika setor hafalan dengan beliau, para santri semua antri dengan rapi, wajah menatap kebawah, b
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+