14 Aug 2021 · 4.375 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Perbedaan yang terdapat pada manusia tidak semata-mata menjadi sumber perpecahan. Terkadang dengan perbedaan itu manusia dapat menjadi makhluk yang saling terikat satu sama lain. Dan tidak jarang pula perbedaan menimbulkan timbal baik positif di antara sesama.
Misalnya dalam masalah ketuhanan, seorang muslim harus yakin bahwa orang beragama Kristen, Yahudi, dan umat beragama lain juga menyembah Allah. Walaupun dalam penyembahan kepada Allah disimbolisasikan secara berbeda, seperti rumah ibadah, cara beribadah, dan sebagainya, harus tetap diyakini.
Gus Baha pernah berkata, “Lalu Allah berfirman, Ini biasanya dipakai dalil oleh orang-orang sekuler. Allah akan menolak membuat keseimbangan satu kekuatan dengan kekuatan yang lain.” Jika tidak begitu, maka dikhawatirkan sistem ibadah akan "kocar-kacir", sebagaimana sebuah ayat berikut ini:
وَلَوْلَا دَفْعُ ٱللَّهِ ٱلنَّاسَ بَعْضَهُم بِبَعْضٍ لَّفَسَدَتِ ٱلْأَرْضُ
“Seandainya Allah tidak menolak (keganasan)
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+