17 Sep 2021 · 14.791 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta – Memahami teks ayat al-Qur'an dan hadis itu harus hati-hati. Jangan seperti makan kacang goreng langsung kunyah dan telan. Penting memahami teks kitab suci dan hadis itu dengan membaca syarh (penjelasan) ulama.
Jika memahami teks kitab suci dan hadis langsung telen, godaannya itu besar. Anda akan mudah buat kesimpulan sendiri, dan dengan mudah terangsang dan tergoda untuk menyalahkan dan menghakimi orang lain.
Setiap teks ayat suci dan hadis itu sudah dibahas oleh ulama baik terdahulu maupun terkini. Jadi gak sulit untuk mencari makna dan pesan sebenarnya dari setiap sumber kitab sharh dari itu. Kitab tafsir saja sangat banyak. Syarh hadis pun berjilid-jilid, jika Anda mau dari banyak ulama.
Seperti baru-baru ini ada netizen yang menposting video seorang s
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+