03 Jan 2022 · 2.355 dibaca · Sosial Budaya
Laduni.ID, Jakarta - Pilihan kita berdakwah, menyeru kepada kebajikan dan kebenaran itu bisa dilakukan dengan cara biasa (bertemu muka) dan bisa dengan online, lewat jejaring medsos atau Youtube.
Hari ini semua serba online, kegiatan kita dimudahkan dengan cara ini. Tapi soal pengajaran ilmu agama, perlu dengan tatap muka. Yang konvensional harus tetap ada. Hanya di pesantren, pengajaran ilmu agama Islam bisa kita dapatkan dengan seutuhnya. Dari sejak buyut kita hingga anak cucu kita, mengaji ilmu agama itu tetap di pesantren. Sebab pesantren sangat otoritatif dalam hal kajian agama. Dan satu lagi yang sangat penting, bahwa kyai sebagai figur sentral dalam pesantren tentunya punya sanad keilmuan yang kualitatif yang diperoleh dari gurunya yang alim juga.
Menyiasati atau lebih tepatnya beradaptasi dengan perkembangan zaman yang semakin bergerak cepat ini, kita, santri, dan tentunya para kyai harus tanggap dan cerdas dalam menelaah problem sosial, jeli melihat perkembangan informasi, dan arus perubahan zaman. Prinsip kita jelas; merawat yang lama yang ba
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+