14 May 2022 · 7.033 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Mengapa dalam shalat ketika tahiyat akhir yang disebut hanya nama Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim serta keluarganya, sedangkan para nabi yang lain tidak disebutkan?
Dalam kitab Hasyiyah Al-Jamal disebutkan, bahwa Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim dikhususkan disebut dalam Tahiyat Akhir karena rahmat dan keberkahan tidaklah berkumpul pada nabi selainnya. Hal ini sebagaimana disinggung di dalam surat Hud ayat 73, Allah SWT berfirman:
رَحْمَتُ اللّٰهِ وَبَرَكٰتُهٗ عَلَيْكُمْ اَهْلَ الْبَيْتِۗ اِنَّهٗ حَمِيْدٌ مَّجِيْدٌ
(Itu adalah) rahmat dan berkah Allah (yang) dicurahkan kepada kamu, wahai Ahlul Bait! Sesungguhnya Dia Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”
Imam At-Thabari menjelaskan bahwa yang dimaksud di dalam ayat di atas adalah Ibrahim dan keluarganya. Sehingga bisa dilihat dengan jelas di sini soal status istimewa Nabi Ibrahim dan keluarganya.
Menurut Al-Ajhuri dalam syarah kitab Mukhtashar Ibn Abi Jamrah, bahwa sesungguhnya maksud dikhususkannya
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+