DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
I’tikaf memberikan ruang bagi seorang Muslim untuk merenungi kehidupan, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Makna Nuzulul Qur'an secara harfiah berarti "turunnya Al-Qur'an". Dikatakan dengan istilah demikian karena merujuk kepada peristiwa penting diturunkannya Al-Qur’an secara keseluruhan, yakni diturunkan dari Lauhul Mahfudh ke Baitul 'Izzah di langit dunia.
“Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad), melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya’: 107)
Meskipun dalam kehidupan sehari-hari bau mulut orang yang berpuasa bisa terasa kurang menyenangkan, namun di sisi Allah, bau tersebut memiliki makna spiritual yang lebih dalam.
Jadi, memperingati haul Sayyidah Khadijah itu bukanlah suatu hal yang terlarang, sebab sebagaimana substansi dalam Hadis di atas, hakikatnya Rasulullah SAW juga selalu mengenang Sayyidah Khadijah dengan membagikan daging kambing yang disembelihnya kepada teman-teman dan kerabat istrinya itu.
Dr. KH. Muhammad Sholeh Qosim menjawab bahwa membaca Al-Qur'an ada 3 macam, Tartil, Hadar (cepat) dan Tadwir (sedang-sedang antara Tartil dan Hadar).
Pada hakikatnya, ibadah puasa itu juga menyiratkan makna mendidik jiwa dan mengendalikan hawa nafsu. Dengan berpuasa, seorang hamba menahan diri dari syahwat dan keinginan duniawi, yang semua itu dilakukan karena Allah SWT.
Dalam menjalankan ibadah puasa, selain memperhatikan keabsahannya dari segi fiqih, kita juga harus menjaga kualitasnya dengan menghindari hal-hal yang dapat menghilangkan pahala puasa.
Pernyataan Gus Baha membuka perspektif baru tentang bagaimana memahami komunikasi dalam Islam. Dalam kondisi tertentu, ketegasan dalam menyampaikan kebenaran bisa saja menggunakan bahasa yang keras, selama tujuannya benar dan tidak keluar dari koridor akhlak Islam.
Sanad adalah fondasi yang tak tergantikan dalam memahami dan menyebarkan ilmu agama. Sanad menjadi benteng untuk menjaga otentisitas ajaran Islam, sebagaimana ditegaskan oleh para ulama berdasarkan pesan-pesan yang tersirat dalam Al-Qur’an.