DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS. At-Tahrim: 6)
Yang mula-mula dijalankan Nabi Muhammad SAW ialah penyiaran tauhid. Dan di samping itu, menanam semangat persaudaraan Islam, dengan tidak membeda-bedakan antara keturunan, pangkat, kekayaan dan kebangsaan.
“Seseorang yang terus meminta-minta kepada manusia, kelak pada Hari Kiamat ia akan datang tanpa sepotong daging pun di wajahnya.” (HR. Muslim)
Hari-hari ini kita sering mendengar atau menyaksikan semakin banyak orang di negeri ini yang bicara apa saja, seenaknya, tanpa mikir lebih dulu dan tanpa beban apapun, meski menyakiti orang lain, hoaks dan fitnah yang dapat menimbulkan dampak yang besar bagi kehidupan bersama.
Ada yang bilang bahwa sombong pada orang yang menyombongkan diri adalah sedekah. Bahkan ada yang mengira bahwa itu adalah Hadis. Sebenarnya perkataan itu bukan Hadis, tapi nasihat ulama yang maknanya bisa dibenarkan apabila dosisnya tepat.
Para mufassir berbeda pendapat mengenai makna dari lafadh "nikmat" dalam ayat itu. Menurut Imam Fakhruddin Ar-Razi dalam kitabnya Mafatih Al-Ghaib, beliau mengatakan bahwa seharusnya amal baik itu diceritakan kepada publik agar manusia bisa menirunya.
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS. Ali 'Imran: 159)
“Amal dan niat sholeh akan menyebabkan timbulnya kewibawaan pada diri seseorang. Ia akan tampak beda dengan orang lain, ucapannya didengar dan bermanfaat. Sebaliknya, amal dan niat buruk akan menyebabkan pelakunya diselimuti kegelapan.”
Bekerja adalah salah satu aktivitas utama dalam kehidupan manusia. Dalam Islam, bekerja tidak hanya dilihat sebagai cara untuk mencari nafkah, tetapi juga sebagai ibadah yang mulia.
Siang dan malam membentuk pola kehidupan di bumi. Aktivitas manusia pun dari pagi sampai malam, sampai kembali pagi lagi, "diatur" oleh matahari. Siang membuat bumi menjadi terang, sehingga tidak dibutuhkan cahaya tambahan. Sedangkan malam, bumi tertutup dari cahaya matahari.