DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Buang sampah sembarangan, seperti meletakkan sampah di jalan atau saluran air, dapat mengganggu orang lain, bahkan menyebabkan kecelakaan atau banjir. Karenanya, tindakan ini bertentangan dengan prinsip dasar Islam untuk tidak membahayakan sesama.
Memang memuliakan tamu adalah bagian dari iman, tetapi Islam juga memberikan panduan untuk menjaga keseimbangan dalam menjalankan hak dan kewajiban. Tuan rumah berhak menjaga kehidupannya, sementara tamu juga harus menghormati waktu dan keadaan tuan rumah.
Islam mengajarkan agar manusia, secara sendiri-sendiri atau bersama-sama memberikan perhatian dan pertolongan kepada mereka yang ditimpa kesusahan, penderitaan dan kelaparan.
Sesungguhnya besarnya balasan tergantung dari besarnya ujian, dan apabila Allah cinta kepada suatu kaum Dia akan menguji mereka, barang siapa yang ridho maka baginya keridhoan Allah, namun barang siapa yang murka maka baginya kemurkaan Allah.” (HR. At-Tirmidzi)
Dalam kehidupan sehari-hari, hubungan sosial memainkan peran penting dalam membentuk harmoni dan kedamaian di tengah masyarakat. Islam, sebagai agama yang mengajarkan kasih sayang dan kedamaian, memberikan panduan komprehensif mengenai hubungan sosial yang baik.
Banyak ulama membolehkan ziarah ke makam siapa pun—termasuk makam nonmuslim—selama niatnya adalah untuk merenungi kematian dan mengambil pelajaran, bahkan disunnahkan berziarah ke makam orang Muslim.
“Katakanlah, ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’” (QS. Az-Zumar: 53)
Tidak booleh menuduh orang lain munafik, meski secara dhohir tampak demikian. Siapalah yang tahu hati seseorang selain Allah SWT. Karena itu, lebih baik berprasangka baik kepada orang lain meskipun salah, daripada berprasangka buruk kepada orang lain meskipun kenyataannya benar.
Artinya, keutamaan pernikahan tidak hanya bergantung pada status perawan atau janda, tetapi juga pada faktor agama, akhlak, dan kemampuan dalam menjaga hubungan rumah tangga.
“Orang yang berusaha membantu para janda dan orang-orang miskin, ia laksana orang yang berjihad di jalan Allah, atau orang yang berpuasa di siang hari dan melaksanakan shalat di malam hari.” (HR. Bukhari dan Muslim)