DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Seseorang dapat dikatakan jujur dalam perkataannya apabila apa yang dikatakannya itu sesuai dengan realita. Untuk mencapai kejujuran ini, diperlukan sedikitnya dua hal sebagai penyempurnaan.
Ulama besar generasi tabiut tabi'in, Syaikhul Hadis Al-Imam Abu Abdurrahman Abdullan bin Mubarak bin Wadhih Al-Hanzhali Al-Marwazi rahimahullah (w. 797) menunjukkan keheranan, bagaimana mungkin seseorang jiwanya baik, jika tidak mau menuntut ilmu dan menghadiri majelis ilmu.
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah; sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (QS. Al-Maidah: 2)
Salah satu bentuk interaksi terbaik dengan Al-Qur’an adalah dengan menghafalkannya. Tidak hanya menjadi ibadah yang mulia, menghafal Al-Qur’an juga membawa banyak keutamaan baik di dunia maupun di akhirat.
Pemimpin harus menegakkan keadilan dan rakyat harus mendukung pemerintah dengan sikap yang benar, sehingga tercipta masyarakat yang sejahtera dan diridhoi Allah.
Terkait kata "kami" dalam Al-Qur'an, itu ada dua faedah. Pertama, li Al-Kastrah yang mempunyai arti banyak. Kedua, li At-Ta'dhim yang mempunyai arti mengagungkan. Namun yang dimaksud kata "kami" dalam Al-Qur’an adalah faedah yang kedua.
Dalam maqolah yang saya tandai dalam gambar, kurang lebihnya saya memahaminya adalah seperti ini, “Para qurro'/guru mengaji Al-Qur'an, tolok ukur keunggulannya adalah pada sejauh mana memahami ilmu tajwid.”
Ketika sudah mulai diamanati jabatan, hal yang perlu ditambah adalah tindakan tunai amanat. Sedangkan hal yang perlu dikurangi adalah ibadah ritual. Ini bukan berarti mengurangi kedekatan dengan Tuhan.
Dalam psikologi, zuhud itu sama dengan orientasi masa depan, di mana seseorang harus memiliki tiga hal, yakni motivation, planning dan evaluation. Orang yang zuhud adalah orang yang berorientasi masa depan.
“Jagalah diri kalian dari neraka, sekalipun hanya dengan sebiji kurma. Kalaulah tidak bisa, lakukanlah dengan ucapan yang baik.” (HR. Bukhari)