Kolom

 

Ombak, Relativitas Kebenaran, dn Taklid Buta

Di atas perahu, saat saya mulai mual disebabkan perahu terombang-ambing karena besarnya ombak, saya memulai dialog dengan salah satu penumpang yang ternyata penduduk Sapudi. "Ombeknah ma' rajeh ghi"?  (Ombaknya kok besar ya?), penumpang itu menjawab, "geneka kenik ombeknah" (ini ombak kecil). Saya kemudian terdiam.

Kolom Gus Nadir: Jangan Taqlid, Beneran Nih?

"Tadi malam akhi Ujang ikutan ratiban di kediaman Haji Yunus yah?" "Iyah alhamdulillah saya ikutan bareng-bareng baca Ratib al-Haddad bersama Wak Haji", jawab Ujang sebelum menyeruput es kelapa muda.

Gejala Penghilangan Sintesis Wacana Allah dengan Wacana HambaNya di Sebagian Masyarakat Islam Dewasa

Wacana Allah dan hamba-Nya dalam realitas keberagamaan, sebuah kritik keminiman pemahaman akan al Qur'an, namun memaksakan diri sebagai 'Tuhan' yang mudah menghukum.

Kolom Gus Nadir : Bagaimana memahami bid’ah?

Apakah semua urusan yang belum ada pada jaman Nabi disebut bid’ah? Saya ke kantor pakai Honda, tetangga saya pakai Toyota, lalu Nabi pakai Onta.

Kolom Gus Nadir: Ketika Ilmuwan, Ulama dan Profesor Dibully di Medsos

Marilah kita hormati spesialisasi keilmuan masing-masing. Tahu dirilah sedikit, bahwa ilmu ini luas, dan orang belajar agama tidak instan

Kolom Gus Nadir: Benarkah semua Perbuatan Nabi itu Sunnah yang Wajib Diikuti?

Saat ini banyak permasalahan yang sering membingungkan terkait semua tindakan Nabi, karena dianggap sebagai sunnah yang wajib diikuti.

Kolom Gus Nadir: Benarkah Dosa Riba Lebih Berat dari Berzina?

Kolom Gus Nadir: Benarkah Dosa Riba Lebih Berat dari Berzina?

Kolom Gus Nadir: Memahami Pesan Rahmah KH Yahya Cholil Staquf

Inisiatif Gus Yahya, panggilan akrab KH Yahya Cholil Staquf telah menimbulkan banyak komentar dari banyak tokoh nasional bahkan internasional. Laduni menyajikan sharing dari Gus Nadir terkait inisiatif Gus Yahya dalam frame yang cukup unik dan menarik.