DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Pada akhirnya saya menyadari, warisan terbesar Gus Dur adalah CINTA. Dimulai dari cintanya kepada setiap manusia Indonesia, yang menjadi daya dorong luar biasa untuk memperjuangkan yang terbaik bagi semua, terutama mereka yang terabaikan dan terlemahkan.
Feminisme memperjuangkan kesetaraan bagi perempuan. Setara dengan laki-laki, artinya setara sebagai manusia. Ini yang paling fundamental. Di masa lalu, perempuan dianggap lebih rendah dari laki-laki. Itu anggapan yang dibuat oleh masyarakat, kemudian dianut juga oleh perempuan.
Haul ke-16 Presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kali ini menjadi ruang perjumpaan lintas kalangan sekaligus momentum refleksi kebangsaan.
Banyak yang kemudian juga terkaget-kaget ketika Gus Dur dengan enteng memimpin Forum Demokrasi dan sering mengeluarkan pernyataan mengkritik Presiden Soeharto. Sulit kemudian untuk memasukkan jimat NU ini ke dalam satu kategori saja.
Belakangan saya mengingat satu cerita unik tentang cara Kyai Bisri Mustofa “mendamaikan” para pemimpin NU yang sedang berpolemik tempo hari di zaman beliau.
NU bukanlah organisasi politik praktis yang menjanjikan apa-apa kepada para pengurusnya melainkan perkumpulan perjuangan yang terkait oleh cita-cita bersama, bukan oleh kepentingan bersama.
Di balik kezuhudan Gus Dur tersebut, memang tidak terlepas dari warisan sifat (gen) yang berasal dari leluhurnya, atau dalam kajian psikologis, lebih dikenal dengan Teori Hereditas.
Pada faktanya, semua aliran dalam pemikiran kalam berpegang kepada wahyu sebagai sumber pokok, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Pembangunan yang berorientasi pada pertumbuhan (growth oriented strategy) bisa terhenti pada suatu titik balik bila mentalitas atau tata nilai masyarakatnya merosot dan bila kualitas lingkungan menurun.
Saya ingin menyampaikan bahwa semua alim ulama yang hadir tadi malam memberikan masukan agar semua pihak menahan diri dan menghindari konfik yang tidak perlu. Artinya, para kyai tadi malam menyerukan musholahah (berdamai) antar pihak.