DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Makam KH. Zainuddin Mojosari, Ulama, Nahdlatul Ulama Nganjuk Jawa Timur
KH. Ahmad Umar Abdul Mannan lahir pada hari Sabtu Pahing, 5 Agustus 1916. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Abdul Mannan dengan Nyai Zaenab.
Sebagian kalangan besar umat Islam mempersepsikan fiqih sudah final dan sudah cukup dengan segala bentuk ijtihad para keempat imam mazhab yang memproduksi hukum-hukum fiqih tersebut.
Kelemahan manusia tidak hanya terbatas pada fisiknya, tetapi juga pada aspek mentalnya. Manusia memiliki kecenderungan untuk terjerumus dalam perbuatan dosa dan noda karena kondisi labil yang dimilikinya.
Dalam sebuah kesempatan, saya mendapatkan notifikasi WA dari seorang senior di lembaga dakwah. Isi WA itu berupa sebuah potongan video yang merekam pernyataan KH. Abdul Hannan Ma’shum Kwagean, mengungkapkan bahwa tradisi hitung weton sesungguhnya memiliki dasar ilmu dari sanad Sayyidina Ali.
Fenomena pengibaran bendera bajak laut ini sesungguhnya adalah bentuk kritik sosial yang dikemas secara damai dan kreatif oleh generasi muda, sebagai ungkapan keresahan terhadap berbagai persoalan bangsa; mulai dari ketidakadilan hukum, ketimpangan sosial, hingga kegelisahan atas masa depan demokrasi.
Pada abad ke-16, perdagangan rempah-rempah menjadi salah satu sektor ekonomi paling menguntungkan di dunia. Nilai rempah pada masa itu bahkan mengalahkan emas di Eropa. Kepulauan Banda, termasuk Pulau Run, adalah sumber utama pala, rempah yang sangat berharga di Eropa karena kegunaannya dalam makanan, pengawetan, dan sangat manjur untuk pengobatan.
H. Muhammad Laily Mansur lahir pada 6 Juni 1937, di Desa Pematang Benteng Alabio, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Beliau merupakan putra terakhir dari tujuh bersaudara, dari ayah yang bernama H. Mansur bin H. Seman bin Abu Kasim, seorang ulama (tuan guru) terkenal di Alabio yang hidup tahun 1845 sampai 1959.
Nyai Hj. Ida Fatimah Zaenal, M.Si. atau yang biasa dipanggil dengan Bu Ida lahir pada 4 Agustus 1952 di Kanggotan, Bantul, Yogyakarta. Beliau merupakan putri dari pasangan KH. Abdurrohman sosok Kiyai yang aktif di Mabarot, dengan Ibu, Hj. Aisyah, sosok Nyai yang aktif di Muslimat NU.
KH. Chasbullah Badawi atau yang akrab disapa dengan panggilan Romo Chas atau Mbah Chas lahir di Kesugihan Kidul pada tanggal 4 Agustus 1940. Beliau merupakan putra ke-7 dari KH. Badawi Hanafi.