DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Berdasarkan pelacakan Henri Chambert-Loir (2013), sebanyak 26 karyanya tersimpan di Perpustakaan Nasional, membentuk korpus lebih dari 6.000 halaman yang ditulis dalam 14 tahun
“Barang siapa yang mempunya empat orang anak, kemudian tidak memberikan nama salah seorang dari mereka dengan nama ‘Muhammad’, maka tidak masuk rasa kecintaan kepada Muhammad dalam hatinya.”
Sering kali keadaan hati itu tidak menentu dan tidak selamanya bersih. Kerap kali ada berbagai penyakit hati yang menyerang. Mulai dari buruk sangka, dengki, dendam, sombong, iri hati, amarah, merasa paling benar, paling senior, paling suci dan sebagainya.
Makam KH. M. Hasyim Latief Sidoarjo Ulama Nahdlatul Ulama Sidoarjo Jawa Timur
Sejak kecil hingga usia 8 tahun Kyai Hasyim Latief tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Oleh orang tuanya beliau dan kakaknya dikirim ke Pesantren Tebuireng. Sebab pada waktu itu belum banyak pendidikan formal yang didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda. Kalaupun ada sekolah formal waktu itu hanya ada di kota-kota besar.
Menurut Gus Baha, langkah pertama untuk jadi warga negara yang baik adalah memperbaiki shalat, terutama perihal sujud kita kepada Allah. Bukan sekadar gerakan fisik, tapi benar-benar menikmati dan bangga bisa sujud kepada-Nya.
KH. Farid Ashr Waddahr beliau adalah pengasuh Pesantren Salaf An-Nur,Indramayu dan ketua JATMAN Indramayu.
Mr. Narjo lahir pada 15 Mei 1908 di Sragen. Beliau merupakan putra Raden Iman Nasiruddin Imamdipuro, seorang penghulu pada zaman penjajahan Belanda.