DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
KH. Oesman Mansoer beliau adalah ulama dan juga seorang militer. KH. Oesman Mansoer adalah sosok penting di balik berdirinya kampus ternama di Kota Malang, di antaranya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang.
Cita-citanya untuk mengabdi di dunia pendidikan terus belanjut, sekitar tahun 1955, Kyai berputra 11 orang dari pasangan Hj. Fathonah, cucu KH. A. Ghoni Surabaya ini menjadi Kepala SMP Islam Jl. Kartini Malang.
KHR. Ma’mun Nawawi atau Mama Cibogo beliau adalah ulama besar dari Bekasi yang mendirikan pesantren Al-Baqiyatus Sholihat,
Eksistensi Jam’iyah Nadlatul Ulama tidak saja sebagai penjaga ideologi keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah, tetapi juga tidak bisa terlepas dari perannya dalam menjaga bangsa dan negara Indonesia. Karena itu, Nandlatul Ulama akan senantiasa mempunyai kepeduliaan terhadap persoalan bangsa dan negara.
Islam sangat menganjurkan umatnya untuk peduli terhadap sesama, terutama dalam hal memberi makan. Perbuatan ini bukan sekadar bentuk kebaikan sosial, tetapi juga memiliki nilai ibadah yang tinggi.
Gelora Bung Karno (GBK) memiliki tempat istimewa dalam sejarah Nahdlatul Ulama (NU). Stadion megah yang dibangun pada era Presiden Soekarno ini telah menjadi saksi berbagai perhelatan akbar yang menegaskan kebesaran NU sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia.
Pondok Pesantren Darul Hidayah, Bandung didirikan pada tahun 1964, oleh KH. RA Memed, Mayor Syahdi, dan KH. Ambari. Pondok Pesantren Darul Hidayah berlokasi di Jl. 17 Agustus No.19 Gatot Subroto, Kel.Cibangkong Kec. Batununggal, Bandung, Jawa Barat.
KH. Syathori terlahir dari keluarga ulama dan bangsawan. Darah ulama mengalir dari jalur ayahnya KH. Sanawi bin Abdullah bin Muhamad Salabi dari Lontang Jaya. KH. Sanawi adalah seorang ulama penghulu yang merintis berdirinya Pondok Pesantren Dar Al-Tauhid dengan mendirikan langgar (mushala).
Khalifah Al-Muntashir adalah salah satu penguasa Dinasti Abbasiyah yang menghadapi masa pemerintahan singkat namun penuh intrik politik. Ia menjabat sekitar tahun 861-862 Masehi, tepatnya hanya 6 bulan saja. Salah satu aspek penting dari pemerintahannya adalah hubungannya dengan etnis Turki, yang pada masa itu memiliki kekuatan dominan dalam militer dan politik kekhalifahan Abbasiyah,
Pesantren Daar El-Huda didirikan oleh 4 serangkai yaitu Abah KH. Uding Syamsuddin bin KH. Arsyad, Ummi Hj. Djubaedah binti H. Marwian, KH. Ismail bin H. Djaelani, dan Ustadzah Hj. Siti Muhibah binti KH. Uding Syamsuddin. Pesantren ini berlokasi di Jl. Raya STPI Curug, RT 01/ RW 02 No. 25 Curug Kota Tangerang, Banten