DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Karya para ulama ahli tafsir sejak masa sahabat hingga saat ini berhasil dihimpun oleh ulama muda dan ulama masa depan yang dimiliki NU, Dr. KH. M. Afifudin Dimyathi (Katib Syuriah PBNU) atau yang akrab disapa Gus Awis, cucu Kyai Romly Tamim, Peterongan, Jombang.
Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag Ulama Nahdlatul Ulama Jombang Jawa Timur
Siang dan malam membentuk pola kehidupan di bumi. Aktivitas manusia pun dari pagi sampai malam, sampai kembali pagi lagi, "diatur" oleh matahari. Siang membuat bumi menjadi terang, sehingga tidak dibutuhkan cahaya tambahan. Sedangkan malam, bumi tertutup dari cahaya matahari.
Kitab Al-Iksir ini menarik. Selain dikarang oleh ulama, kyai dari Indonesia, juga sebagai referensi Ilmu tafsir yang bisa dianggap sebagai bagian dari kitab otoritatif dalam dunia Ulumul Qur'an dan Ulumut Tafsir.
Seseorang dapat dikatakan jujur dalam perkataannya apabila apa yang dikatakannya itu sesuai dengan realita. Untuk mencapai kejujuran ini, diperlukan sedikitnya dua hal sebagai penyempurnaan.
Dalam kitab Al-Fawaid Al-Mukhtaroh karya Habib Zein bin Ibrahim bin Smith, terdapat sebuah kisah yang menggugah hati dan penuh hikmah tentang seorang istri raja yang lama mendambakan keturunan namun tak kunjung mengandung.
anggal 2 Desember 1971 Masehi menjadi tonggak sejarah penting bagi Timur Tengah, menandai berdirinya Uni Emirat Arab (UEA), sebuah federasi yang terdiri dari tujuh emirat: Abu Dhabi, Ajman, Dubai, Fujairah, Ras Al-Khaimah, Sharjah, dan Umm Al-Qaiwain.
Abi Hanafiah atau yang kerap disapa dengan panggil Teungku Abi lahir di Aceh. Beliau merupakan putra Teungku Abbas.
KH. Muhammad Hidayat memulai pendidikan agamanya di Pesantren Langgen asuhan KH. Sanusi. Kemudian melanjutkan di Pesantren Lasem asuhan KH. Ma’shum. Teman seangkatan pada masa nyantri di Lasem antara lain: KH. Mustholih Badawi Kesugihan dan KH. Fuad Hasyim Buntet.