DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.

50rb
100rb
Rp

Artikel

 

Beginilah Cara FPR Mengabdi Pada Masyarakat

"Bhakti anak pulau ini dilakukan dalam rangka terjun langsung ke masyrakat untuk menjawab beberapa problem yang terjadi di masyarakat khususnya desa Guwa-guwa,"

Pesantren Nurul Islam Bluto

Pesantren Nurul Islam Bluto Sumenep Jawa Timur

Apakah yang Bersedekah Atas Nama Mayit Juga Dapat Pahala?

Sesi tanya jawab ketika KKP di Mojokerto bersama para dosen, ada yang menyampaikan pengalamannya saat di Madinah. Yakni ikut pengajian di Masjid Nabawi.

Wafatnya Gus Sholah dan Isyarah 2 Mimpi

Sebuah pesan Whatsapp masuk dengan pertanyaan begitu tanggal 4 Januari 2020. Lalu, saya telepon pengirim pesan tersebut dan saya tanya, “ADA APA?”

Mengenang Kiai Musikan Asal Bragung Saat Memperjuangkan NU Jember

Di hari lahir NU yang ke-94 ini, saya ingin mengenang seorang pejuang NU asal Kalisat, Jember, Jawa Timur. Beliau lahir di Desa Bragung, Guluk-guluk, Sumenep. Nama lahir beliau adalah Musikan, dari ayah bernama Abdul Hamid (Kiai Judhi) dan ibu bernama Mulani (Nyai Judhi). Kelak setelah naik haji beliau berganti nama menjadi Haji Baihaqi.

Jarang yang Tahu, Kaisar Tiongkok Pernah Buat Syair Pujian untuk Rasulullah SAW

Pada abad ke-14, Kaisar Hongwu (bernama asli Zhū Yuánzhāng) yang memimpin kekaisaran Tiongkok di era itu. Kaisar Hongwu (Kaisar Hongwu di Wikipedia) adalah kaisar pertama dari Dinasti Ming dan memimpin selama 30 tahun, mulai dari tahun 1368 hingga 1398.

Kisah Kiai Napo Omben dan Al-Qur’an Se Jimat

Nama besar Kiai Aji Gunung Sampang, terkait erat dengan tiga santri pamungkasnya. Yaitu Kiai Agung Raba (Pademawu, Pamekasan), Kiai Abdul Allam (Prajjan, Sampang), dan Kiai Abdul Jabbar, atau yang dikenal dengan sebutan Kiai Napo atau Buju’ Napo (Omben, Sampang).

Ustadz Ma'ruf Khozin: Uang Elektronik Dianggap Hutang?

Entah sejak kapan dan dalam pandangan ulama yang mana ketika hutang-piutang dilakukan tanpa transaksi dalam akad. Padahal para ulama kita menyatakan.