DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
KH. Moh. Sholih Musthofa adalah pengasuh keenam dari delapan pengasuh sampai sekarang. KH. Moh. Sholih Musthofa lahir dari pasangan KH. Musthofa bin KH. Abdul Karim bin K.H. Abdul Qahar dengan Nyai Aminah binti K.H. Sholeh Tsani. Ayah KH. Moh. Sholih Musthofa yakni KH. Musthofa adalah pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatut Thalabah di Kranji Paciran Lamongan
KH. Mahfudz Saubari lahir di Demak, Jawa Tengah, 20 November 1954. Mahfudz harus lahir ke bumi tanpa ditemani ayahnya yang telah tiada. Tak lama kemudian, ibunya juga wafat saat Mahfudz masih belia.
KH. Otong Nawawi lahir hari Jum‟at pada tanggal 7 bulan Muharram tahun 1344 Hijriah atau tahun 1925 Masehi di Kampung Ciandur Kecamatan Saketi. Ayahnya bernama KH. Aslah ialah seorang ulama yang mengajar di pesantren dan mengajarkan ilmu agama kepada Otong Nawawi.
Nyai. Hj. Hanifah Ali Maksum adalah putri dari pasangan KH. Ali Maksum dengan Nyai Hj. Rr. Hasyimah Munawwir.
Nyai Ai Rahmayanti merupakan perempuan kelahiran Garut, 8 November 1985 yang menjadi perempuan termuda yang duduk sebagai struktur PBNU.
KH. Sholeh Abdul Hamid atau biasa di panggil Kiai Sholeh merupakan putra dari pasangan KH Abdul Hamid Hasbullah dan Nyai Khodijah yang lahir pada tanggal 26 Juni 1935. Beliau merupakan 9 bersaudara. Beliau memiliki 4 saudara kandung dan 4 saudara tiri.
Prof KH Ibrahim Hosen LML Ulama Nahdlatul Ulama Jakarta
Kyai Ahmad bin Syu’aib tekun dalam mencari ilmu, memusatkan perhatian pada ibadah malam dan puasa di siang hari, menjauhi godaan hawa nafsu. Setiap saat, waktu disisihkan untuk aktivitas yang bermanfaat, berusaha mencapai pemahaman yang lebih tinggi melalui ilmu dan kesadaran spiritual.
KH. Istad Djanawi lahir di desa Mbothe yang sekarang menjadi desa Kalianyar Kertosono, diperkirakan pada tahun 1879 M.