Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Aswaja

Ketum GP Ansor: Mereka Tidak Berani Menuliskan ‘NKRI Harga Mati’ di Bawah Khat Tauhid Itu

25 Oct 2018 · 2.071 dibaca · Aswaja

LADUNI.ID, Jakarta - Insiden pembakaran bendera HTI pada peringatan Hari Santri 2018 di Garut, Ketua Umum GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) turut menanggapi.  Ia menyampaikan bahwa GP Ansor dan Banser memang tidak memiliki masalah dengan siapa dan apa saja. Tetapi GP Ansor tidak akan tinggal diam pada siapa dan apa saja yang bertentangan dengan prinsip-prinsip negara Indonesia.

Gus Yaqut mengatakan, GP Ansor dan Banser merupakan organisasi kepemudaan yang memegang teguh aqidah Islam Ahlusunah wal Jamaah dan prinsip-prinsip dasar bernegara. Jadi, kader GP Ansor dan anggota Banser tidak akan mungkin alergi dengan kalimat tauhid.

Adapun bendera yang dibakar oleh anggota Banser pada peringatan Hari Santri 2018 di Garut, kata Gus Yaqut, adalah bendera HTI. Pihak HTI sendiri mengakuinya dalam persidangan pembubaran ormas ini terkait Perppu Ormas beberapa waktu lalu.

Di sini, bendera bertulis kalimat tauhid sudah mengandung nilai politik anti-NKRI yang selama ini dipropagandakan di tengah masyarakat oleh HTI. Sementara HTI berikut semua atribut

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →