Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Hizbut Tahrir (Eps. 1)

02 Nov 2018 · 2.575 dibaca · Kolom

LADUNI.ID, Kolom -- 

Mengaku kecewa de­ngan Ikh­wa­nul Mus­li­min yang dituding terlalu mo­de­rat dan terlalu akomodatif terhadap Barat, Taqiuddin al-Nabhani mendi­rikan Hizbut Tahrir pada tahun 1952 di Jerusalem Timur yang dikuasai Yordania. 

Menurut al-Nabhani, umat Islam ketika itu su­dah dicemari pemikiran dan emosi kapitalisme, so­sialis­me, nasionalisme dan sektarianisme. Karena itu dia berambisi mendi­rikan Khi­la­fah Is­la­mi­yah in­ter­na­sio­nal yang akan diawali dari teritori Arab dan kemudian teritori Islam non-Arab. 

Setelah al-Nabhani wafat pada tahun 1977, Hizbut Tahrir dipimpin oleh Abu Yusuf Abdul Qadim Zallum yang wafat pada tahun 2003 dan kemudian digantikan oleh Ata Ibn Khaleel Abu Rashta.

Radikalisme dan sikap agresif Hizbut Tahrir te­rus meningkat sejak pendi­riannya hingga dewasa ini, karena itu Hizbut Tahrir dilarang di ke­banyak­an ne­ga­ra Islam di seluruh dunia, dan pusat

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →