02 Jan 2024 · 1.379 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Tulisan ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya dengan judul yang sama, yakni mengenai kisah hikmah perdebatan Imam Abu Hanifah dan Kaum Ateis tentang dalil eksistensi Allah. Pada penghujung bagian sebelumnya diceritakan bahwa Imam Abu Hanifah berhasil menjawab pertanyan kaum ateis dengan analogi sederhana. Selamat membaca…
***
Pertanyaan pertama berhasil dijawab oleh Abu Hanifah dengan jawaban yang sempurna yang tidak bisa dibantah oleh kaum Dahriyyah saat itu, lantas Kaum Dahriyyah bertanya kembali, “Baiklah jika Allah ada (maujud), lalu apa yang ada sebelum Allah dan apa yang ada setelahnya?”
“Tak ada apapun baik sebelum maupun setelah Allah”
“Bagaimana kita dapat menggambarkan ada dzat yang maujud sementara tak ada apapun baik sebelum maupun sesudahnya?”
“Ada dalil yang dapat membuktikannya dalam tubuh kalian”
“Apa itu?”
“Bukankah ka
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+