Arsip Wawancara Muhammad Asad (3): Al-Qur'an Bukan Buku Sejarah, Bukan Kitab Sains, tapi Petunjuk Kehidupan

 
Arsip Wawancara Muhammad Asad (3): Al-Qur'an Bukan Buku Sejarah, Bukan Kitab Sains, tapi Petunjuk Kehidupan
Sumber Gambar: soubarachiromu, Ilustrasi: laduni.ID

Laduni.id, Jakarta - Catatan dialog edisi ketiga dengan Muhammad Asad di vila Dar Al-Andalus ini, sang maestro berbicara panjang lebar tentang Al-Qur'an. Dengan gamblang ia menjelaskan soal otentisitasnya, cara mempelajarinya, hingga perbedaannya yang fundamental dengan kitab-kitab samawi lainnya.

"Al-Qur'an adalah wahyu yang diterima Nabi Muhammad dari Allah. Yang ada hari ini sama persis seperti saat Nabi menerimanya. Tidak ada perubahan satu huruf pun dari masa wahyu hingga zaman kita," ungkap Muhammad Asad.

Ia menambahkan dengan nada kagum, "Ini adalah satu-satunya kitab suci sepanjang sejarah yang tetap utuh selama 14 abad tanpa perubahan sedikit pun, baik dalam bahasa maupun tulisannya."

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN