08 Apr 2019 ยท 7.239 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.ID, Jakarta - Baru-baru ini media dihebohkan dengan berita kampanye salah satu capres hari ini (07/04/19), bukan karena banyaknya masa yang datang akan tetapi kegiatan yang dilakukan pada waktu sholat jamaah, pasalnya shaf shalat jamaah antara pria dan wanita yang bercampur, yang menimbulkan pertanyaan, apakah shalat dengan barisan shaf yang tidak teratur seperti itu sah atau hanya mengurangi pahala shalat berjamaah?
Imam al-Nawawi dalam al-Majmu’ syarah kitab al-Muhadzab menerangkan demikian:
ุฅุฐูุง ุตููููู ุงูุฑููุฌููู ููุจูุฌูููุจููู ุงู ูุฑูุฃูุฉู ููู ู ุชูุจูุทููู ุทูุงุชู ููููุง ุตูููุงุชูููุง ุณูููุงุกู ููุงูู ุฅู ูุงู ูุง ุฃููู ู ูุฃูู ููู ูุง ูุฐุง ู ุฐูุจูุง ููุจููู ููุงูู ู ูุงูููู ููุงููุฃูููุซูุฑูููู
Ketika seorang lelaki sedang shalat dan di sampingnya terdapat seorang perempuan, maka shalatnya itu tidak batal (sah), dan shalat perempuan itu juga tidak batal, baik lelaki tersebut menjadi imam atau makmum, dan inilah pendapat mazhab kami (Syafii). Ini juga pendapat Imam Malik dan kebanyakan ulama.
Hanya mazhab Hanafi yang tampaknya menganggap
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+