Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sejarah

Meugang dalam Titah Raja Aceh

05 May 2019 · 1.634 dibaca · Sejarah

LADUNI.ID, SEJARAH- Pada tiga hari menjelang puasa bulan Ramadhan, Raja Aceh memberi titah kepada sekalian Uleebalang dan petinggi negeri, menyembelih kerbau dan sapi, dagingnya dibagikan kepada penduduk sebagai bekal menghadapi puasa.

Ketiga hari ini disebut sebagai hari makmeugang atau hari meugang puasa. Hingga kini tradisi ini masih dipertahankan dalam kehidupan masyarakat Aceh. Hal yang sama juga akan dilakukan raja pada hari terakhir puasa atau sehari menjelang hari raya idul fitri.

Pemotongan hewan secara massal untuk rakyat pada akhir Ramadhan ini disebut sebagai meugang uroe raya pitrah (meuganghari raya Idul Fitri). Begitu juga pada penyambutan hari raya Idul Adha, pemotongan hewan sehari sebelum hari raya ini dinamai meugang uroe raya keureubeuen(hari raya qurban).

Aturan tentang kewajiban Uleebalang dan petinggi negeri Aceh untuk menyembelih hewan bagi penduduk pada hari meugang, diatur dalam qanun Aceh. Salah satu manuskripnya dengan judul Adat Aceh, disimpan di Manuscript India Office Library dalam Verhandelingen van het Koninklijk Insti

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →