Kekaguman Gus Baha Kepada Gus Dur

 
Kekaguman Gus Baha Kepada Gus Dur

LADUNI.id - KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha memiliki kekaguman kepada Presiden RI ke 4, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Kekaguman Gus Baha itu disampaikan dalam acara Haul Gus Dur ke 10 pada akhir 2019 lalu. 

Gus Baha menjelaskan, saya akan mengkagumi Gus Dur dari Segi Fiqih. Ketika Gus Dur dilengserkan dari Presiden, yang paling saya kenang dan para ulama seluruh Indonesia dan mungkin seluruh dunia, adalah keberhasilan Gus Dur mengelola konflik tidak dengan pertumpahan darah. Satu prestasi yang Insya Allah menjadi amal jariah, semoga mendapat Ridha-Nya Allah SWT. 

"Karena yang paling di hindari dalam Islam, sebisa mungkin adalah jangan sampai ada darah menetes apalagi hanya demi kekuasaan. Sehingga Rasulullah SAW sampai berdamai ketika terjadi tarik ulur di Shulhul Hadaibiah," kata Gus Baha. 

Ketika itu, Suhil bin Amr memberi sekian poin (perjanjian) dan mendekti Rasulullah. Semua merugikan Rasulullah. Tidak ada yang menguntungkan Rasulullah sama sekali. Tapi, Rasulullah menuruti semua demi tidak terjadi pertumpahan darah. Padahal, Zuhil bin Amr waktu itu, dalam keadaan kafir. Sehingga menjadi Fiqih bahwa perdamaian itu, harus kita jaga. 

Sehingga, karena demi perdamaian itu, pada era Gus Wahid, ketika beliau menginginkan negara berdasarkan Islam, beliau berkompromi dengan negara berbentuk Pancasila. 

Kemudian hal itu disosialisasikan dalam Muktamar NU di Situbondo era KH Ahmad Siddiq, dan didukung Gus Dur karena beliau kalah sepuh dengan KH Ahmad Siddiq. 

"Itu Fiqqih yang menjadikan saya pengagum Gus Dur karena ibadah dar’ul mafâsid muqoddam ‘alâ jalbil masholih adalah ibadah yang luar biasa" tegas Rois Syuriah PBNU tersebut. (*)

Sumber : Youtube (https://youtu.be/UfzLkMoXm74)