Pesantren As-Salafiyah Pati

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
Klaim Pengelola Pesantren Kirim Pesan ke Pengelola Pesantren Daftar Sebagai Alumni
 
Pesantren As-Salafiyah Pati

Profil

Pada sekitar tahun 1900 bentuk pesantren di Kajen mulai berbentuk klasikal atau dapat dikata mulai tertata rapi meski belum berwujud madrasah/sekolah. Adalah KH. Nawawi putra KH. Abdullah yang memprakarsai berdirinya Pondok Kulon Banon yang dikemudian hari bernama Taman Pendidikan Islam Indonesia (TPII). Selang dua tahun di susul oleh KH. Siroj, putra KH. Ishaq juga mendirikan Pondok Wetan Banon yang dikemudianhari bernama Salafiyah.

Pada masanya, karena beliau sebelumnya seorang saudagar kaya raya, maka tak mudah untuk mendirikan beberapa pondokan dan satu musholla. Musholla di depan rumahnya merupakan tempat pada mana orang menimba ilmu dari beliau. Tempatnya yang pinggir jalan persis membuat orangmudah mengenalnya.

Disertai dengan bangunan besar dari kayu di seberang jalan, KH. Siroj memulai pengajian-pengajian tentang keagamaan dan kemasyarakatan. Dengan kelebihannya yang mendapatkan ilmu ladunni, para santrinya pun semakin hari semakin bertambah. Inilah awal yang baik bagi Yayasan Salafiyah yang disertai dengan keikhlasan dan kebersahajaan pendirinya. Semoga benih yang telah ditanam KH. Siroj ini betul-betul dirawat oleh keturunannya secara benar dan amanah.

Kemajuan Pesantren Wetan Banon yang cukup pesat tidak dapat dipisahkan dari kepribadian KH. Siroj yang merupakan ulama dan ilmuwan ternama. Para murid senior yang juga keluarga dekatnya, mendapat kesempatan untuk membantu mengelola pesantren dan mempunyai andil dalam kemajuan pesantren.

Para santri tertarik dengan sistem pengajaran yang diberikan olehnya. Dapat dilihat muridnya seperti KH. Bisri Syamsuri yang menjadi ulama besar di Denanyar Jombang, atau KH. Hambali yang menjadi tokoh terkemuka di Waturoyo. Pondok Wetan Banon ini dipegang oleh KH. Siroj selama 26 tahun dalam kondisi ketegangan politik oleh kolonial Belanda.

Sepeninggalan KH. Siroj pada tahun 1928, Pondok Wetan Banon ini diasuh oleh putranya, KH. Baedlowie dan KH.Hambali. Tepatnya pada tanggal 1 Januari 1935 barulah duet kepemimpinan ini membuka Madrasah yang dinamakan Madrasah Salafiyah. Madrasah ini dibangun tiga tahun setelah Madrasah Matholiul Falah yang dirikan oleh KH. Thohir, KH Durri, KH. Mahfudz dan KH. Abdullah Salam dari Kajen Kulon Banon dan Pol garut.

Madrasah Salafiyah dibangun di samping rumah dan pondok Wetan Banon bagian timur yang kebetulan KH. Siroj memberikan tanah itu untuk dikelola oleh KH Baedlowie. Saat Salafiyah dipegang oleh sosok kharismatik KH Hambali dan KH Baedlowi, Madrasah sebagai pelengkap dari pengajaran agama di pesantren tersebut tampak pola-pola pengelolaannya yang masih digarap secara individual.

Penamaan Salafiyah ini akhirnya lebih kentara dan dikenal oleh khalayak ramai untuk pesantrennya juga. Makanya masyrakat kemudian menyebut Madrasah Salafiyah tidak lepas dari Pondoknya, yaitu Pondok Wetan Banon yang kemudian entah mulai kapan berganti dengan Pondok Salafiyah. Hanya sekitar enam tahun madrasah ini melakukan aktifitasnya, namun sejak masa pendudukan fasis militer Jepang (1942) madrasah ditutup sementara.

Kajen menjadi tempat yang diawasi secara ketat. Beberapa pengelola Madrasah Salafiyah ikut terjun ke kancah politik perjuangan, seperti ke Hisbullah atau menangani keagamaan di Pemerintah .

Pengasuh

  1. KH. Siroj
  2. KH. Hambali
  3. KH. Baedlowi
  4. KH. Asmui Hasan
  5. KH. Ubaidillah Wahab

Pendidikan

Pendidikan Formal

  1. Madrasah Ibtidaiyah
  2. Madrasah Tsanawiyah
  3. Madrasah Aliyah
  4. SMK

Pendidikan Non Formal

  1. Madrasah Diniyah Awaliyah, Wustho dan Ula
  2. TPQ
  3. Tahfidzul Qur'an

Ekstrakurikuler

  1. Kitab Kuning
  2. Bahtsu Masa'il
  3. Pidato
  4. Seni Kaligrafi
  5. Seni Hadroh
  6. Seni Tilawah Qur'an
  7. Khitobiyah
  8. Pembacan Maulid & Sholawat Majelis Sholawat Kubro
  9. Jam'iyyah Santri
  10. Pramuka
  11. Sepakbola
  12. Basket
  13. Volly Ball 
  14. Badminton.
  15. Paskibra
  16. PMR
  17. Ketrampilan Hidup atau Wirausaha



 


Fasilitas

  1.  Masjid
  2.  Asrama Pesantren
  3. Gedung Sekolah
  4. Gudang
  5.  Perpustakaan
  6.  MCK/WC
  7.  Laboratorium Komputer
  8.  Laboratorium Bahasa
  9. Ruang tamu
  10.  Kopontren
  11.  Dapur
  12.  Aula
  13.  Lapangan
  14.  Kantor
  15. Kantin
  16. Ruang Praktekum Ketrampilan Hidup: Menjahit, Bengkel, Komputer, Pertanian dan Perikanan
     



Alamat

Jalan Salafiyah, Desa Kajen Margoyoso Pati

Telp: (0295) 4150037

 Email : salafiyahkajen22@gmail.com

Kode Pos: 59154

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren

Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id

Untuk Keterangan lebih lanjut dan Pendaftaran silahkan Hubungi: https://www.salafiyahkajen.com