Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Kiai Dimyati Rois dan Pertanian

11 May 2020 Β· 3.330 dibaca · Sosial Budaya

LADUNI.ID, Jakarta - Kalau bertani itu, kata Kiai Dimyati Rois, (terasa) tenang. Hanya saja tak selalu pegang uang. Beda dengan berdagang yang selalu pegang uang.

"Saya bertani, juga berdagang," kata beliau suatu pagi setelah tasyakuran kitab al-Mahally.

Kiai Dimyati Rois, yang lebih akrab disapa dengan Abah Dim, adalah pekerja keras. Tak hanya dalam hal mengaji, tapi juga bertani. Menurut cerita Kiai Abdul Manab Syair, Abah Dim itu sangat bersemangat dalam membacakan kitab kuning. Pernah, kata Kiai Manab, ngaji kitab sampai lebaran baru khatam.

Dalam hal pertanian, baik sawah atau tambak, juga demikian. Beliau juga totalitas. Menurut beberapa cerita santri senior, Abah Dim juga ikut terjun ke dalam tambak laiknya seorang jenderal.

Tak hanya tentang pertanian yang beliau ajarkan di sawah. Saya pernah ngobrol dengan salah satu alumni yang dulu ikut rewang di sawah. Katanya, ia pernah mendapat pelajaran yang sampai sekarang masih membekas.

Ia bercerita, dulu pernah diajari oleh Abah Dim metode mencangkul. Ada tiga

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →