05 Oct 2020 · 9.588 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Berkali-kali Gus Baha dianggap aneh, karena ketika diundang oleh pejabat, Gus Baha jarang datang. Meski demikian, Gus Baha kadang-kadang juga menghadiri undangan dari pejabat itu mengingat pejabat tersebut juga termasuk umat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Bagaimanapun, Gus Baha tidak pernah merasa bangga hanya karena diundang oleh seorang pejabat. Sebab, orang yang terbiasa dekat dengan Allah tetapi merasa bangga ketika kenal atau dekat dengan pejabat, maka sebenarnya turun kasta. Bagi Gus Baha, hal itu adalah suatu keanehan.
Menurut Gus Baha, kita sebenarnya sudah merupakan orang yang sibuk, sudah masyhur. Tetapi bagaimanapun, pejabat juga adalah umat kanjeng Nabi Muhammad Saw. Hanya saja, tidak perlu terlalu sering memenuhi undangan para pejabat itu. Sebab, bagaimanapun, hal itu rawan terjadi masalah. Salah satunya karena kita sebagai manusia juga punya keinginan, punya rencana dan lain-lain.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+