13 Oct 2020 · 9.022 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Pagi itu hampir beranjak siang, KH. Abdul Hamid (Mbah Hamid) Pasuruan sudah berada di depan Ndalem KH. Mohammad Said, Pengasuh PPAI Ketapang Kepanjen Malang, seraya mengucapkan: “Assalamu’alaikum...” sampai tiga kali, tapi tak ada jawaban.
Tak lama kemudian, muncul seorang santri datang dari bilik yang tak jauh dari Ndalem mendatangi KH. Abdul Hamidyang berada di serambi Ndalem. “Romo Kiai Said wonten?,” (Kiai Said ada?) Tanya Kiai Hamid.
“Romo Kiai Said kadose tindakan kolowau kaleh Bu Nyai. Ngapunten, saking pundi?,” (Kiai Said sepertinya tadi pergi bersama Bu Nyai. Maaf, Anda dari mana?) Tanya santri tadi.
“Kulo Abdul Hamid saking Pasuruan,” (saya Abdul Hamid dari Pasuruan).
Mendengar jawaban itu santri tadi langsung bin
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+