Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Islam Nusantara

Divide et Impera: Cara Kompeni Merusak Sumber Sejarah Nusantara

07 Nov 2020 · 4.717 dibaca · Islam Nusantara

Foto: Halaman pertama Babad Kadhiri edisi Palmer van den Broek tahun 1902.

 

LADUNI.ID, Jakarta - Untuk merusak sumber-sumber primer sejarah Nusantara, kompeni bikin cerita-cerita mitos tentang sejarah Wali Songo yang negatif, lalu disebar dalam bentuk Naskah Babad seperti Babad Kedhiri, Darmogandhul,  kisah-kisah Sabda Palon dan lain-lain yang anti-wali.

Caranya piye mitos dan hoax itu dibikin?

Pejabat kompeni di tahun 1830an pasca Perang Diponegoro mendatangi seorang dalang di Kediri. Lalu dalang itu menggunakan ilmu batin memanggil roh-roh untuk berceritera sesuai pesanan kompeni.

Yang krusial bagi kuasa kompeni untuk dimasukkan ke dalam cerita mitos-mitos Babad itu adalah cerita sebab-sebab jatuhnya Majapahit di

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →