Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Mempertanyakan Konsep Negara Sejahtera dan Bahagia

18 Jun 2021 · 2.963 dibaca · Sosial Budaya

Laduni.ID, Jakarta - Masalah kesejahteraan dan kebahagiaan adalah masalah yang berbeda-beda pada setiap orang. Namun, lain lagi halnya ketika sudah menyangkut kemaslahatan banyak orang. Dalam ilmu psikologi, kedua hal tersebut diistilahkan sebagai well-being.

Dikutip dari Monev Studio, well-being dimaknai sebagai kondisi sejahtera yang mencakup emosi dan suasana hati yang positif (misalnya, kepuasan, kebahagiaan), tidak adanya emosi negatif (misalnya, stress, depresi, kegelisahan), kepuasan dengan kehidupan, dan kemampuan menilai hidup secara positif dan merasa baik. Mencakup segi lahiriyah dan batiniyah, tidak hanya menyangkut tentang kesejahteraan financial atau pelayanan publik.

Terdapat 10 aspek untuk melihat secara lebih rinci mengenai weel-being, yakni phsycal well-being, economic well-being, social well-being, domain specific satis

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →