09 Oct 2021 · 6.940 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta – Dikisahkan, sebab Imam Ibn An-Nahwi (W. 513 H) menulis Qashidah ini karena suatu hari ada sekelompok orang yang merampok harta beliau. Kabar pun sampai ke telinga beliau yang saat itu sedang berada di luar kota. Setelah mendengar kabar, beliau segara menulis Qashidah ini.
Singkat cerita, usai ditulis, orang yang merampok bermimpi bertemu dengan seseorang yang membawa belati dan berkata, "jika kamu tidak segera mengembalikan harta yang kamu curi, aku aku bunuh kamu dengan belati ini!" Sang pencuri bangun dalam keadaan terkejut, dan akhirnya mengembalikan harta tersebut.
Sebagian ulama mengatakan bahwa dalam Qashidah ini terdapat al-Ism al-'Azham yang jika orang berdoa denganya pasti akan terkabulkan. Hal ini diamalkan oleh Al-Imam Taqiyuddin As-Subki tatkala beliau merasa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+