Sejarah

 

Tragedi Bakung 1954, Jejak Perlawanan atas DI/TII

Mengenali peristiwa dan tokoh yang dikenal biasa kita temukan di catatan buku sejarah, akan berbeda ketika di balik peristiwa tersebut bukan tokoh sejarah, sebut di sini orang biasa. Sudah barang tentu tidak akan ditemukan di catatan sejarah

KH. Husein Muhammad: Komitmen Pesantren Atas Pancasila

Pesantren adalah institusi pendidikan keagamaan yang sangat unik dan indigenius, khas Indonesia. Telah beratus tahun lahir, tetapi ia masih eksis sampai hari ini, dan masih diminati oleh masyarakat. Ia sering dicap sebagai lembaga pendidikan tradisional

Kisah Mbah Hasyim Mengaji bersama Imam Mazhab dan Imam Hadits Selama 120 Tahun

KH. Muhammad Hasyim Asy’ari merupakan ulama besar ahli hadits yang sangat tersohor di masanya. Sebagai pendiri NU, beliau (KH. Hasyim Asy’ari) tentunya mempunyai kapasitas ilmu yang tak perlu diragukan. Beliau memiliki gelar “Hadratussyekh”, gelar yang tidak sembarang ulama bisa miliki

Kisah Mus'ab bin 'Umair, Pemuda Mekkah yang Gigih Pertahankan Panji Rasulullah

Nabi Muhammad SAW memiliki banyak sahabat dari berbagai kalangan, di antara mereka itu bernama Mus’ab bin ‘Umair, pemuda Makkah yang berparas tampan, gagah, dan sangat dimanja oleh kedua orangtuanya

Resulusi Jihad: Fakta Sejarah yang Pernah Dilupakan

Beberapa tahun lalu masih banyak pihak yang belum mengakui peran santri, kiai, dan NU dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Bahkan Resolusi jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari tidak diakui dan dilupakan

Ini Alasan Kenapa Makam Bung Karno Tak Pernah Sepi Peziarah

Namun, terlepas dari itu semua makam Presiden Soekarno tidak pernah sepi dari para peziarah yang ingin mendoakan beliau dan mendapat keberkahan dari Sang Proklamator. Hal tersebut bisa terjadi karena ada fakta yang mungkin banyak orang belum mengetahuinya

Kisah Bung Karno Saat Nyantri di Habib Ali Kwitang

Kalau Bung Karno tinggal di kediaman Habib Ali jelas aman karena Habib Ali adalah tokoh Muslim kharismatik yang sangat dihormati oleh lawan maupun kawan, termasuk Belanda.

KA. Sadoellah Nawawi dan Semboyan "Berjuang Ikhlas dan Tanpa Pamrih"

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Belanda yang saat itu diboncengi oleh sekutu berniat untuk mengambil kembali Indonesia. Saat itulah KA. Adoellah Nawawi memiliki peran sentral dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, di usia 24 tahun beliau telah menjadi komandan Kompi II Divisi Timur Front Perlawanan Hizbullah

Kisah Kiai Abdurrahman: Sosok Pendiri NU Bali Asal Loloan Barat

Di kota Mekah ia bermukim di kediaman Syeikh Isa Palembang yang telah menjadi penduduk tetap kota Mekah dan belajar berbagai disiplin ilmu agama dari sejumlah ulama besar yang mengajar di sana.

Syair Habib Idrus bin Salim al-Jufri Sambut Proklamasi Kemerdekaan RI

Saking cintanya kepada Indonesia, Guru Tua menciptakan sebuah syair menyambut proklamasi kemerdekaan Indonesia. Berikut syair lengkap karya Guru Tua menyambut kabar gembira proklamasi kemerdekaan